Ledakan Perangkat Elektronik di Lebanon Jadi Sinyal Perang Dunia III Pakai Senjata Tradisional? Ini Penjelasannya

Jum'at, 20 September 2024 - 15:30 WIB
loading...
A A A
Mengutip Dw, Dinas keamanan Lebanon menyebut sekitar 5.000 pager AR-924 kemungkinan telah dipasangi bahan peledak sebelum dikirim.

Pernyataan tersebut ditanggapi sebagai hal masuk akal oleh Lawrence, seorang mantan Perwira Teknis Amunisi di Angkatan Darat Inggris.

Menurutnya, pager memang bisa dimodifikasi secara khusus dan diisi dengan bahan peledak. Perancangnya sendiri cukup menambahkan sejenis alat pemicu yang dihubungkan ke sumber aktivasinya.

"Yang pasti ada bahan peledak yang dimasukkan ke dalamnya, dan semacam alat pemicu yang kemudian dihubungkan ke aktivasi pager itu sendiri," ungkap Lawrence, dikutip Jumat (20/9/2024).

Kejadian mengejutkan baru-baru ini di Lebanon secara tidak langsung akan membuat banyak pihak di dunia menjadi lebih waspada dengan teknologi.

Hal ini termasuk dalam penggunaannya di perangkat militer canggih semacam rudal hingga akses senjata nuklir.

Sejalan dengan hal tersebut, negara-negara di dunia mungkin akan mengevaluasi penggunaan teknologi canggih dalam perangkat militernya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Siswa, 2 Pelaku Remaja Ditahan
50 Senator AS Dukung...
50 Senator AS Dukung Resolusi Anti-Perang Iran, Trump Kehilangan Dukungan
Rekomendasi
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup B Piala Dunia 2026: Swiss dan Kanada Tembus 32 Besar, Qatar Tersingkir
Swiss Tembus Babak 32...
Swiss Tembus Babak 32 Besar sebagai Juara Grup B usai Tumbangkan Kanada
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved