Pangeran Arab Saudi Salahkan Inggris karena Menciptakan Negara Israel

Senin, 16 September 2024 - 10:57 WIB
loading...
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Turki al-Faisal, anggota senior Kerajaan Arab Saudi, salahkan Inggris karena berperan dalam penciptaan Negara Israel melalui Deklarasi Balfour. Foto/Screengrab/Chatham House
A A A
LONDON - Pangeran Turki al-Faisal, anggota senior Kerajaan Arab Saudi, menyalahkan Inggris karena berperan dalam penciptaan Negara Israel melalui Deklarasi Balfour yang sekarang menyengsarakan Palestina.

Dia mengatakan Inggris memiliki tanggung jawab khusus atas apa yang terjadi di Palestina. “Karena perannya dalam Deklarasi Balfour yang tidak sah pada tahun 1917,” katanya dalam sebuah acara di Chatham House, London, pekan lalu.

Kendati demikian, Pangeran Turki menyambut baik keputusan pemerintah Inggris terbaru yang akan membatasi penjualan beberapa senjata ke Israel. Namun dia ingin melihat lebih banyak tindakan yang dilakukan oleh Inggris, termasuk segera mengakui Negara Palestina yang merdeka.

“Saya pikir [Inggris] harus mengakui Negara Palestina. Sudah lama tertunda,” ujarnya, seperti dikutip dari Middle East Eye, Senin (16/9/2024).

Baca Juga: Kisah Raja Faisal Arab Saudi Lakukan Embargo Minyak yang Cekik Ekonomi AS karena Amerika Pro-Israel

Lebih lanjut, Pangeran Turki meminta Amerika Serikat dan Inggris untuk berbuat lebih banyak untuk menekan Israel agar mengakhiri perangnya di Gaza, termasuk memangkas dukungan finansial dan militer Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Iran Beberkan Alasan...
Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump
Rekomendasi
Di Balik Karier Musiknya,...
Di Balik Karier Musiknya, Anneth Delliecia Ternyata Punya Mimpi Jadi Pembalap F1
Potensi Sensus Ekonomi...
Potensi Sensus Ekonomi Melahirkan Ribuan Keputusan
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
Head to Head Timnas...
Head to Head Timnas Indonesia vs Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved