Pangeran Arab Saudi Salahkan Inggris karena Menciptakan Negara Israel
Senin, 16 September 2024 - 10:57 WIB
loading...
A
A
A
"Banyak bantuan finansial yang diberikan kepada Israel dari Amerika Serikat," kata pangeran 79 tahun yang pernah menjadi kepala mata-mata Arab Saudi tersebut.
Putra almarhum Raja Faisal ini menyatakan bahwa pelobi Israel menikmati status bebas pajak di AS karena mereka dianggap “dermawan atau pro-kemanusiaan", bukan mewakili kepentingan Israel.
Dia pun mendesak agar pengecualian pajak tersebut terhadap kelompok pro-Israel ditarik oleh Amerika mengingat konflik yang sedang berlangsung di Gaza.
"Penolakan senjata dan intelijen serta dukungan lainnya—militer dan keamanan –juga akan memberi tekanan pada Israel," katanya.
“Ada banyak alat yang tersedia bagi Amerika Serikat, bukan sekadar omongan kasar, yang tampaknya tidak membawa kita ke mana pun. Namun, apakah Amerika siap melakukannya?”
“Saya tidak terlalu optimis,” katanya, menjawab pertanyaannya sendiri.
Putra almarhum Raja Faisal ini menyatakan bahwa pelobi Israel menikmati status bebas pajak di AS karena mereka dianggap “dermawan atau pro-kemanusiaan", bukan mewakili kepentingan Israel.
Dia pun mendesak agar pengecualian pajak tersebut terhadap kelompok pro-Israel ditarik oleh Amerika mengingat konflik yang sedang berlangsung di Gaza.
"Penolakan senjata dan intelijen serta dukungan lainnya—militer dan keamanan –juga akan memberi tekanan pada Israel," katanya.
“Ada banyak alat yang tersedia bagi Amerika Serikat, bukan sekadar omongan kasar, yang tampaknya tidak membawa kita ke mana pun. Namun, apakah Amerika siap melakukannya?”
“Saya tidak terlalu optimis,” katanya, menjawab pertanyaannya sendiri.
Lihat Juga :