Kisah Raja Faisal Arab Saudi Lakukan Embargo Minyak yang Cekik Ekonomi AS karena Amerika Pro-Israel

Minggu, 08 September 2024 - 08:43 WIB
loading...
Kisah Raja Faisal Arab...
Raja Faisal bin Abdulaziz al-Saud saat berkuasa di Arab Saudi berani melakukan embargo minyak yang mencekik ekonomi AS. Dia melakukannya tahun 1973 karena AS bela Israel. Foto/Wikipedia Commons via Foreign Affairs
A A A
JAKARTA - Kerajaan Arab Saudi pernah menorehkan sejarah dengan berani mencekik ekonomi Amerika Serikat (AS) melalui embargo minyak. Itu dilakukan oleh raja pemberani, Raja Faisal bin Abdulaziz al-Saud, pada tahun 1973.

Langkah embargo minyak itu diambil sebagai respons terhadap dukungan Amerika Serikat (AS) terhadap Israel selama Perang Yom Kippur atau Perang Oktober.

Perang Yom Kippur dimulai pada 6 Oktober 1973, ketika Mesir dan Suriah melancarkan serangan mendadak terhadap Israel yang pada saat itu sedang merayakan hari libur Yom Kippur.

Konflik tersebut merupakan usaha negara-negara Arab untuk merebut kembali wilayah yang hilang selama Perang Enam Hari pada 1967. Amerika Serikat, sebagai sekutu utama Israel, memberikan dukungan militer dan politik yang signifikan kepada negara tersebut.

Baca Juga: Sejarah Ditemukannya Minyak yang Membuat Arab Saudi Kaya Raya

Embargo Minyak Arab Saudi Mencekik Ekonomi AS


Sebagai reaksi terhadap dukungan Amerika Serikat kepada Israel, Raja Faisal memimpin keputusan untuk melaksanakan embargo minyak.

Pada 17 Oktober 1973, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC), yang pada waktu itu didominasi oleh negara-negara Arab, memutuskan untuk menurunkan produksi minyak dan menghentikan ekspor minyak ke negara-negara yang dianggap mendukung Israel, termasuk Amerika Serikat.

Menurut Daniel Yergin dalam bukunya The Prize: The Epic Quest for Oil, Money & Power, “Embargo minyak 1973 adalah salah satu momen yang mengubah secara radikal lanskap energi global. Dalam waktu singkat, negara-negara penghasil minyak Arab memanfaatkan posisi mereka untuk memengaruhi kebijakan luar negeri dan ekonomi negara-negara Barat.”

Langkah ini memiliki dampak langsung yang signifikan terhadap ekonomi global. Selama periode embargo, Arab Saudi mengurangi produksi minyak dari 10,5 juta barel per hari menjadi sekitar 5,5 juta barel per hari, dan harga minyak dunia melonjak dari sekitar USD3 per barel menjadi USD12 per barel dalam waktu singkat. Ini menunjukkan peningkatan harga minyak sebesar 300%.

Embargo minyak menyebabkan krisis energi global yang mempengaruhi banyak negara, dengan Amerika Serikat menjadi salah satu yang paling terdampak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Pilu Seorang Ibu Gugat...
Pilu Seorang Ibu Gugat OpenAI Usai Kematian Putrinya Dikaitkan ChatGPT
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
FA Simpan Tiket Murah...
FA Simpan Tiket Murah Piala Dunia 2026 untuk Fans Inggris
BGN Stop Penyaluran...
BGN Stop Penyaluran MBG selama Libur Sekolah
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
Berita Terkini
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved