Gagalkan Upaya Pembunuhan Presiden Maduro, Venezuela Tangkap Anggota Navy SEAL dan Agen CIA

Minggu, 15 September 2024 - 17:53 WIB
loading...
Gagalkan Upaya Pembunuhan...
Aparat keamanan Venezuela menangkap anggota Navy SEAL dan Agen CIA yang berniat membunuh presiden Nicolas Maduro. Foto/AP
A A A
WASHINGTON - Venezuela mengatakan menangkap enam orang asing, termasuk seorang US Navy SEAL, atas dugaan rencana untuk "mengacaukan" negara yang telah dilanda krisis sejak pemilihan umum yang disengketakan awal tahun ini.

Menteri Dalam Negeri Diosdado Cabello mengklaim bahwa dugaan rencana tersebut dipimpin oleh CIA, dan ditujukan untuk membunuh pemimpin negara tersebut Nicolás Maduro. Departemen Luar Negeri AS menolak klaim tersebut sebagai "salah kategoris."

Tuduhan itu muncul saat oposisi Venezuela, sejumlah pemimpin Amerika Latin, dan Amerika Serikat menolak mengakui kemenangan Maduro dalam pemilu yang disengketakan, yang kemudian diikuti oleh protes berdarah yang menyebabkan ribuan orang ditangkap.

Dalam konferensi pers pada Sabtu, Cabello mengidentifikasi anggota Navy SEAL yang diduga sebagai William Joseph Castañeda Gómez, dan mengklaim bahwa dia adalah pemimpin operasi tersebut. Menteri tersebut juga menyebut dua warga Amerika lainnya yang ditahan: David Estrella dan Aaron Barrett Logan.

Menteri tersebut mengatakan bahwa selain warga Amerika tersebut, dua warga negara Spanyol – José María Basoa Valdovinos dan Andrés Martínez Adasme – dan seorang warga negara Ceko, Jan Darmovzal, ditangkap. Pihak berwenang Venezuela juga telah menyita 400 senapan AS yang terkait dengan dugaan rencana tersebut.

"CIA berada di garis depan operasi ini," kata Cabello dalam konferensi pers tersebut, mengklaim bahwa Pusat Intelijen Nasional Spanyol juga terlibat. "Itu sama sekali tidak mengejutkan kami," katanya, dilansir CNN.

Ia menuduh bahwa operasi itu memiliki "tujuan yang sangat jelas untuk membunuh Presiden Nicolás Maduro" dan politisi Venezuela tingkat tinggi lainnya termasuk dirinya dan wakil presiden.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Setelah Saling Serang,...
Setelah Saling Serang, AS dan Iran Sepakat Menahan Diri, Ternyata Ini Pemicunya!
10 Kali Amerika Serikat...
10 Kali Amerika Serikat dan Iran Duduk di Meja Perundingan, tapi Perang Terus Berlanjut, Ini Penyebabnya
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni
Rekomendasi
Betrand Peto Ungkap...
Betrand Peto Ungkap Momen Canggung Ruben Onsu Bertemu Sarwendah Sebelum Berangkat Umrah
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved