Trump: Harris Menang Pilpres AS Berarti Perang Dunia III dan Bencana Nuklir
Minggu, 15 September 2024 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
”Suara untuk kawan Kamala Harris adalah suara untuk perang dengan Rusia,” imbuh Trump, seperti dikutip Russia Today, Minggu (15/9/2024).
Mantan presiden Amerika itu juga mengeklaim bahwa Harris bertujuan untuk memberlakukan kembali wajib militer. “Untuk merekrut anak Anda dan menempatkan mereka dalam perang yang seharusnya tidak pernah terjadi,” paparnya.
Menurut Trump, perang di Ukraina tidak akan terjadi jika dia menjabat saat itu. Sepanjang kampanyenya, dia telah berulang kali mengeklaim bahwa dia dapat menghentikan pertempuran dalam 24 jam, meskipun dia belum menjelaskan caranya.
Awal minggu ini, calon wakil presiden pendamping Trump, Senator Ohio JD Vance, menjelaskan kemungkinan proposal perdamaian, yang menunjukkan bahwa proposal itu kemungkinan akan melibatkan pembuatan zona demiliterisasi di sekitar garis kontak saat ini dan menjamin kenetralan Ukraina terhadap Moskow, yang sejalan dengan salah satu tujuan utama Rusia.
Namun, Harris berpendapat bahwa Trump akan meninggalkan Ukraina, dan menegaskan bahwa usahanya, bersama dengan pasokan amunisi, telah memastikan negara tersebut tetap “merdeka dan bebas” hingga hari ini.
Mantan presiden Amerika itu juga mengeklaim bahwa Harris bertujuan untuk memberlakukan kembali wajib militer. “Untuk merekrut anak Anda dan menempatkan mereka dalam perang yang seharusnya tidak pernah terjadi,” paparnya.
Menurut Trump, perang di Ukraina tidak akan terjadi jika dia menjabat saat itu. Sepanjang kampanyenya, dia telah berulang kali mengeklaim bahwa dia dapat menghentikan pertempuran dalam 24 jam, meskipun dia belum menjelaskan caranya.
Awal minggu ini, calon wakil presiden pendamping Trump, Senator Ohio JD Vance, menjelaskan kemungkinan proposal perdamaian, yang menunjukkan bahwa proposal itu kemungkinan akan melibatkan pembuatan zona demiliterisasi di sekitar garis kontak saat ini dan menjamin kenetralan Ukraina terhadap Moskow, yang sejalan dengan salah satu tujuan utama Rusia.
Namun, Harris berpendapat bahwa Trump akan meninggalkan Ukraina, dan menegaskan bahwa usahanya, bersama dengan pasokan amunisi, telah memastikan negara tersebut tetap “merdeka dan bebas” hingga hari ini.
(mas)
Lihat Juga :