Jenderal Israel Ini Akui Tentara Zionis Terjebak di Gaza dan Berdarah-darah

Sabtu, 14 September 2024 - 21:12 WIB
loading...
Jenderal Israel Ini...
Tentara Israel terjebak di Gaza dan berdarah-darah dalam perang melawan Hamas. Foto/AP
A A A
GAZA - Mantan kepala operasi militer Israel , Mayor Jenderal Israel Ziv, mengkritik perang yang terus berlanjut dan mengatakan bahwa Israel "terjebak di Gaza dan berdarah-darah", dan menggambarkannya sebagai "rawa yang mengerikan".

Ziv, yang sebelumnya memimpin Divisi Gaza, menegaskan bahwa perang telah menjadi sumber stabilitas politik bagi Netanyahu dan pemerintahannya. Ia menyarankan bahwa Netanyahu mungkin memperpanjang perang untuk mempertahankan posisi politiknya dan menunda persidangan korupsinya, yang dapat menyebabkan hukuman penjara.

Melansir Channel 12 Israel, Ziv menambahkan bahwa setelah setahun perang yang disebutnya sebagai perang terpanjang dan paling melelahkan dalam sejarah Israel, negara itu mendapati dirinya terjebak dalam krisis keamanan yang terus-menerus tanpa akhir yang terlihat.

Ia mencatat bahwa situasi tidak membaik dan tidak memiliki jalan yang jelas menuju penyelesaian. Ia menekankan bahwa perang, yang diklaim Netanyahu berada di ambang kemenangan enam bulan lalu, sekarang tampaknya tidak ada habisnya.

Baca Juga: Rusia Punya Alasan Gunakan Senjata Nuklir, tapi Menahan Diri, Mengapa?

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Palestina telah memperingatkan tentang “bahaya yang ditimbulkan oleh tindakan Israel untuk mengevakuasi warga Palestina dari Gaza utara, melihatnya sebagai pendahuluan aneksasi Gaza dan bagian-bagian penting wilayah tersebut untuk tujuan pemukiman”.

Dikatakan juga bahwa Israel berupaya membagi Gaza menjadi tiga bagian.

Kementerian tersebut mengatakan Israel juga memobilisasi semua sumber dayanya untuk meningkatkan ketegangan di Tepi Barat yang diduduki, “dengan tujuan memfasilitasi aneksasinya dan menggulingkan Otoritas Nasional Palestina”.

“Agenda ini secara terbuka dipromosikan oleh [Menteri Keuangan] Smotrich dan [Menteri Keamanan Nasional] Ben-Gvir dengan slogan mencegah terwujudnya negara Palestina,” katanya.

“Kegagalan masyarakat internasional untuk menghentikan tindakan pembersihan etnis dan pemindahan paksa ini memberi pemerintah ekstremis Israel waktu yang diperlukan untuk melaksanakan rencana kolonialnya di Gaza dan Tepi Barat.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved