Inggris: Rudal Iran Akan Digunakan Rusia untuk Menyerang Lebih Dalam ke Ukraina

Sabtu, 14 September 2024 - 14:24 WIB
loading...
Inggris: Rudal Iran...
Rusia akan menggunakan rudal Iran untuk menyerang Ukraina lebih dalam. Foto./Iran International
A A A
TEHERAN - Kementerian Pertahanan Inggris menyebutkan rudal jarak pendek Iran yang baru saja dikirim ke Rusia akan memungkinkannya untuk menyerang target garis depan Ukraina dengan presisi yang lebih baik dan membebaskan persenjataan yang ada untuk serangan yang lebih jauh ke negara itu.

Rudal Fath-360 dapat mencapai target dalam jarak 120 kilometer dengan akurasi dalam jarak 30 meter, kata pernyataan kementerian pertahanan Inggris, yang memungkinkan Rusia "untuk mempertahankan lebih banyak kemampuan jarak jauhnya untuk digunakan melawan target yang lebih dalam di Ukraina".

Amerika Serikat dan negara-negara besar Eropa memberlakukan sanksi baru minggu ini terhadap Iran dan maskapai negaranya Iran Air atas pengiriman tersebut - rudal pertama yang diduga telah dikirimkan Iran ke Rusia sejak meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada tahun 2022.

Iran dan Rusia telah membantah adanya transfer rudal.

Baca Juga: Rusia Siap Berbagi Pengetahuan tentang Senjata NATO

Melansir Iran International , Rusia telah memproduksi pesawat nirawak serang jarak jauh baru dengan mesin dan suku cadang buatan China.

Kemudian, Seperti dilaporkan Reuters, pesawat nirawak baru tersebut telah digunakan dalam serangan terhadap Ukraina. Pesawat nirawak baru tersebut kemungkinan akan "mengurangi ketergantungan Rusia pada pesawat nirawak Iran".

Iran telah mengirim ratusan pesawat nirawak serang dan amunisi artileri ke Rusia.

Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell mengatakan pada hari Jumat bahwa blok tersebut sedang mempertimbangkan sanksi baru terhadap sektor penerbangan Iran sebagai tanggapan atas penerbangan rudal tersebut.

"Uni Eropa telah berulang kali memperingatkan Iran agar tidak mentransfer rudal balistik ke Rusia," kata Borrel. Dia menambahkan bahwa Uni Eropa akan "merespons dengan cepat dan berkoordinasi dengan mitra internasional".

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menuduh Uni Eropa bertindak berdasarkan informasi yang salah dan memperingatkan bahwa sanksi Barat akan ditanggapi dengan tanggapan yang tidak disebutkan dari Republik Islam tersebut.

Dinas keamanan FSB Rusia mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka akan mengusir enam diplomat Inggris di Moskow, menuduh mereka melakukan spionase dan sabotase, sebagai tanda memburuknya hubungan antara kedua negara bersenjata nuklir tersebut.

Inggris telah menganjurkan agar Ukraina diizinkan untuk menyebarkan rudal jarak jauh yang dipasok Barat di dalam wilayah Rusia, sebuah posisi yang belum didukung oleh Amerika Serikat.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Gelar Santunan Yatim...
Gelar Santunan Yatim dan Dhuafa, PT Pegadaian CPS Pondok Aren Perkokoh Komitmen ESG
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Kami Sudah Siapkan Bukti-bukti Kuat di Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved