Ibu Emir Qatar Tampar Dunia soal Israel: Kami Mengecewakan Kalian, Anak-anak Gaza
Jum'at, 13 September 2024 - 08:44 WIB
loading...
Sheikha Moza binti Nasser, Ibu dari Emir Qatar Tamim bin Hamad al-Thani, berpidato yang menampar dunia internasional atas kebisuannya dalam menyikapi genosida Gaza oleh Zionis Israel. Foto/Palestine Chronicle
A
A
A
DOHA - Sheikha Moza binti Nasser, Ibu dari Emir Qatar Tamim bin Hamad al-Thani, berpidato yang "menampar" dunia internasional atas kebisuannya dalam menyikapi genosida Gaza oleh Zionis Israel.
Sheikha Moza, yang juga ketua Qatar Foundation, menyampaikan pidato yang berjudul "Kami Mengecewakan Kalian, Anak-anak Gaza", menyoroti krisis kemanusiaan yang memburuk di wilayah kantong Palestina tersebut.
Berpidato di sebuah konferensi kemanusiaan global di Doha pada 9 September, Sheikha Moza, seorang advokat hak-hak dan pendidikan anak-anak, tidak berbasa-basi.
Baca Juga: Israel Bombardir Kampa Pengungsi Al-Mawasi Tewaskan 40 Orang, Berdalih Serang Hamas
"Sudah terlalu lama, kita menyaksikan dengan ngeri saat anak-anak yang tidak bersalah, masa depan Palestina, dibom, kelaparan, dan dirampas martabat dasar manusianya," katanya, dengan nada emosional.
"Dan sudah terlalu lama, dunia menutup mata. Keheningan bukan hanya keterlibatan; ini adalah pengkhianatan," lanjut dia, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (12/9/2024).
Sheikha Moza, yang juga ketua Qatar Foundation, menyampaikan pidato yang berjudul "Kami Mengecewakan Kalian, Anak-anak Gaza", menyoroti krisis kemanusiaan yang memburuk di wilayah kantong Palestina tersebut.
Berpidato di sebuah konferensi kemanusiaan global di Doha pada 9 September, Sheikha Moza, seorang advokat hak-hak dan pendidikan anak-anak, tidak berbasa-basi.
Baca Juga: Israel Bombardir Kampa Pengungsi Al-Mawasi Tewaskan 40 Orang, Berdalih Serang Hamas
"Sudah terlalu lama, kita menyaksikan dengan ngeri saat anak-anak yang tidak bersalah, masa depan Palestina, dibom, kelaparan, dan dirampas martabat dasar manusianya," katanya, dengan nada emosional.
"Dan sudah terlalu lama, dunia menutup mata. Keheningan bukan hanya keterlibatan; ini adalah pengkhianatan," lanjut dia, seperti dikutip dari Middle East Monitor, Kamis (12/9/2024).
Lihat Juga :