Putin: Izinkan Ukraina Gunakan Rudal Jarak Jauh Berarti NATO Perang Melawan Rusia!
Jum'at, 13 September 2024 - 08:17 WIB
loading...
Presiden Vladimir Putin memperingatkan NATO bahwa pengunaan rudal jarak jauh pasokan Barat oleh Ukraina berarti aliansi tersebut berperang melawan Rusia. Foto/Sputnik
A
A
A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengeluarkan peringatan terbaru kepada NATO soal konsekuensi mengizinkan Ukraina menggunakan rudal jarak jauh pasokan Barat untuk menyerang wilayah Rusia.
Pemimpin Kremlin tersebut mengatakan pemberian izin seperti itu secara efektif berarti partisipasi langsung NATO dalam perang melawan Rusia.
"Upaya untuk mengganti konsep sedang dilakukan, karena kita tidak berbicara tentang 'memberi otorisasi' atau 'melarang' rezim Kyiv menyerang wilayah Rusia. Mereka sudah melakukannya dengan bantuan pesawat nirawak dan cara lain," kata Putin.
"Namun, ketika kita berbicara tentang penggunaan senjata presisi jarak jauh buatan Barat, itu adalah masalah yang sama sekali berbeda," lanjut Putin dalam sebuah wawancara dengan televisi Rusia pada hari Kamis, yang dilansir Sputnik, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga: Putin Minta Dikawal Jet Tempur saat Sambangi Negara NATO, Khawatir Ditembak Jatuh Ukraina
"Saya telah menyebutkan hal ini, dan semua pakar akan mengonfirmasi, baik di negara kita maupun di Barat, bahwa tentara Ukraina tidak mampu [secara independen] melakukan serangan menggunakan sistem presisi jarak jauh modern Barat. Mereka tidak dapat melakukan ini. Ini hanya mungkin dilakukan dengan menggunakan intelijen dari satelit yang tidak dimiliki Ukraina. Data ini hanya tersedia dari satelit Uni Eropa atau Amerika Serikat, dengan kata lain, dari satelit NATO. Itulah poin pertama," papar Putin.
Pemimpin Kremlin tersebut mengatakan pemberian izin seperti itu secara efektif berarti partisipasi langsung NATO dalam perang melawan Rusia.
"Upaya untuk mengganti konsep sedang dilakukan, karena kita tidak berbicara tentang 'memberi otorisasi' atau 'melarang' rezim Kyiv menyerang wilayah Rusia. Mereka sudah melakukannya dengan bantuan pesawat nirawak dan cara lain," kata Putin.
"Namun, ketika kita berbicara tentang penggunaan senjata presisi jarak jauh buatan Barat, itu adalah masalah yang sama sekali berbeda," lanjut Putin dalam sebuah wawancara dengan televisi Rusia pada hari Kamis, yang dilansir Sputnik, Jumat (13/9/2024).
Baca Juga: Putin Minta Dikawal Jet Tempur saat Sambangi Negara NATO, Khawatir Ditembak Jatuh Ukraina
"Saya telah menyebutkan hal ini, dan semua pakar akan mengonfirmasi, baik di negara kita maupun di Barat, bahwa tentara Ukraina tidak mampu [secara independen] melakukan serangan menggunakan sistem presisi jarak jauh modern Barat. Mereka tidak dapat melakukan ini. Ini hanya mungkin dilakukan dengan menggunakan intelijen dari satelit yang tidak dimiliki Ukraina. Data ini hanya tersedia dari satelit Uni Eropa atau Amerika Serikat, dengan kata lain, dari satelit NATO. Itulah poin pertama," papar Putin.
Lihat Juga :