Putin: Izinkan Ukraina Gunakan Rudal Jarak Jauh Berarti NATO Perang Melawan Rusia!

Jum'at, 13 September 2024 - 08:17 WIB
loading...
A A A
"Poin kedua dan yang sangat penting, mungkin poin kunci adalah bahwa hanya prajurit NATO yang dapat melakukan penugasan penerbangan ke sistem rudal ini. Prajurit Ukraina tidak dapat melakukan ini," sambung sang presiden.

"Jadi ini bukan tentang apakah akan mengizinkan rezim Ukraina menyerang Rusia menggunakan senjata ini atau tidak, tetapi tentang memutuskan apakah negara-negara NATO terlibat langsung dalam konflik militer atau tidak. Jika keputusan seperti itu diambil, itu berarti tidak lain adalah partisipasi langsung negara-negara NATO, Amerika Serikat, negara-negara Eropa, dalam perang di Ukraina."

"Ini akan menjadi partisipasi langsung mereka, dan ini, tentu saja, mengubah esensi, sifat dasar konflik. Ini berarti bahwa negara-negara NATO, Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa, berperang dengan Rusia," lanjut Putin.

"Dan jika demikian, mengingat perubahan sifat dasar konflik, kami akan membuat keputusan yang tepat berdasarkan ancaman yang akan dihadapi kami," imbuh dia.

Pernyataan Putin muncul setelah komentar Presiden AS Joe Biden pada hari Selasa bahwa Washington sedang mengusahakan apakah akan secara resmi menyetujui penggunaan sistem serangan jarak jauh buatan AS oleh Kyiv untuk menyerang target jauh di dalam Rusia.

Selama kunjungan ke Kiev pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengisyaratkan bahwa AS mungkin akan mengubah pendiriannya saat ini, dengan mengatakan bahwa Washington telah siap untuk melakukannya "sejak hari pertama" konflik dan akan terus melakukannya di tengah perubahan keadaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Sampaikan Belasungkawa,...
Sampaikan Belasungkawa, Menlu RI Tekankan Peran Sheikh Hamad bagi Persahabatan Indonesia-Qatar
Ngeri! Iran Tutup Bab...
Ngeri! Iran Tutup Bab Al Mandab, Harga Minyak Bisa Tembus 200 Dolar per Barel
Rekomendasi
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Kilas Balik: Lamine...
Kilas Balik: Lamine Yamal Masih Bayi saat Dimandikan Messi, Kini Bentrok di Final Piala Dunia 2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Pasok BBM ke SPBU, Ajak Masyarakat Awasi Penyalahgunaan Subsidi
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved