Kremlin Tak Suka Nama Putin Dijadikan Alat Politik dalam Debat AS
Rabu, 11 September 2024 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Elon Musk: Kita Tidak Akan Mencapai Mars Jika Kamala Harris Menang
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengungkapkan, debat presiden AS antara Donald Trump dan Kamala Harris tidak memiliki substansi dan sebagian besar tidak relevan mengingat negara mereka melaju kencang menuju bencana, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
Berbicara di Radio Sputnik pada hari Rabu, dia mengatakan dia tidak menganggapnya sebagai acara yang penting. Itu sama pentingnya dengan hasil pertandingan gulat hipotetis di atas Titanic yang bernasib buruk selama perjalanannya melintasi Samudra Atlantik, katanya.
"Menurut Anda siapa yang menang? Mengapa itu penting? Gunung es berjarak 15 menit," katanya.
Memperluas metafora, dia mengatakan baik Trump maupun Harris tidak bermaksud untuk memegang kemudi untuk mengubah arah kapal. Amerika sedang menuju "bencana global total" dan seluruh dunia mencoba mempersiapkan diri untuk itu, katanya.
Menurut Zakharova, debat itu sendiri merupakan campuran dari "berfantasi tentang masa depan" dan mengutip beberapa fakta tentang masa lalu, dengan para kandidat gagal menyepakati fakta-fakta tersebut.
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengungkapkan, debat presiden AS antara Donald Trump dan Kamala Harris tidak memiliki substansi dan sebagian besar tidak relevan mengingat negara mereka melaju kencang menuju bencana, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.
Berbicara di Radio Sputnik pada hari Rabu, dia mengatakan dia tidak menganggapnya sebagai acara yang penting. Itu sama pentingnya dengan hasil pertandingan gulat hipotetis di atas Titanic yang bernasib buruk selama perjalanannya melintasi Samudra Atlantik, katanya.
"Menurut Anda siapa yang menang? Mengapa itu penting? Gunung es berjarak 15 menit," katanya.
Memperluas metafora, dia mengatakan baik Trump maupun Harris tidak bermaksud untuk memegang kemudi untuk mengubah arah kapal. Amerika sedang menuju "bencana global total" dan seluruh dunia mencoba mempersiapkan diri untuk itu, katanya.
Menurut Zakharova, debat itu sendiri merupakan campuran dari "berfantasi tentang masa depan" dan mengutip beberapa fakta tentang masa lalu, dengan para kandidat gagal menyepakati fakta-fakta tersebut.
Lihat Juga :