Program Relokasi Paksa China Cenderung Miskinkan Warga Tibet

Rabu, 11 September 2024 - 16:17 WIB
loading...
A A A
Beberapa mendapatkan penghasilan tambahan dari pekerjaan patroli perbatasan. Namun bagi banyak orang, relokasi berarti hilangnya kemandirian ekonomi sepenuhnya.

Baca Juga: China Bertekad Perkuat Kontrol Propaganda Isu Etnis Minoritas di Internet

Kebijakan relokasi China tampaknya tidak hanya mengendalikan populasi Tibet, tetapi juga secara mendasar membentuk kembali masyarakat dan budaya Tibet.

Kehidupan beragama jelas tidak ada di permukiman baru. Tidak ada biara atau kuil Buddha yang dapat ditemukan.

Sebaliknya, desa-desa didominasi oleh simbol-simbol negara China—bendera nasional dan potret Presiden Xi Jinping menghiasi dinding dan tiang lampu di seluruh desa.

Penghapusan budaya ini bukanlah suatu kebetulan. Pema mengatakan program relokasi berfungsi sebagai propaganda, sebuah pertunjukan kekuatan dan keunggulan China di wilayah tersebut.

Ini adalah rekayasa sosial yang bertujuan mengasimilasi orang Tibet ke dalam masyarakat China arus utama.

Menghapus Budaya Tibet


Relokasi massal hanyalah satu komponen dari upaya China yang lebih luas untuk membentuk kembali Tibet. Peningkatan pengawasan, pembatasan praktik keagamaan, dan kebijakan pendidikan bahasa Mandarin semuanya berfungsi untuk melemahkan identitas dan otonomi Tibet.

Namun, relokasi paksa tersebut sangat menghancurkan dalam cakupan dan dampaknya terhadap cara hidup tradisional. Sebuah laporan HRW menyoroti bagaimana otoritas China menggunakan taktik koersif untuk mengatasi keengganan orang Tibet untuk pindah.

Pejabat melakukan kunjungan rumah berulang kali, mengancam dengan hukuman, dan memperingatkan bahwa layanan penting akan diputus bagi mereka yang menolak untuk pindah.

Otoritas tingkat tinggi menekan pejabat lokal untuk memenuhi kuota relokasi, membingkai program tersebut sebagai kebijakan yang tidak dapat dinegosiasikan bagi Beijing.

“Bahkan ketika relokasi dibingkai sebagai sukarela, keluarga Tibet sering kali disesatkan tentang prospek ekonomi rumah baru mereka,” tutur Pema.

Survei yang dilakukan oleh para cendekiawan China menemukan bahwa banyak warga Tibet yang direlokasi tidak dapat menemukan pekerjaan yang sesuai untuk menghidupi keluarga mereka dan melaporkan kepuasan yang rendah terhadap keadaan baru mereka.

Seluruh Desa Direlokasi


Skala relokasi ini mengejutkan. Di luar 140.000 warga Tibet pedesaan yang dipindahkan melalui "relokasi seluruh desa”, 567.000 lainnya mungkin telah direlokasi melalui program "rumah tangga individu" sejak 2016.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Topan Bavi Terjang China,...
Topan Bavi Terjang China, Paksa Hampir 2 Juta Orang Mengungsi
AI, Robot, dan Modal...
AI, Robot, dan Modal Negara: Taruhan Besar Xi Jinping untuk Masa Depan China
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
UMKM Nasional Miliki...
UMKM Nasional Miliki Ketangguhan Hadapi Serbuan Produk China
Helikopternya Jatuh,...
Helikopternya Jatuh, Komandan Angkatan Laut AS Tewas di Laut Arab
Seret Jenderal Israel...
Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional
Rekomendasi
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
Argentina Bentrok Inggris...
Argentina Bentrok Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Berita Terkini
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved