Keluarga Kaya Yahudi Rothschild Raup Untung dari Ukraina sejak Kudeta Neo-Nazi 2014, Ini Caranya

Rabu, 11 September 2024 - 11:37 WIB
loading...
Keluarga Kaya Yahudi...
Baron Rothschild ke-4, Nathaniel Charles Jacob Rothschild, adalah pewaris generasi ketujuh dari keluarga perbankan Yahudi. Foto/AP
A A A
KIEV - Keluarga miliarder Yahudi yang terkenal, Rothschild, telah terlibat dalam urusan Ukraina sejak kudeta 2014, meskipun Ukraina menganggap kaki tangan neo-Nazi sebagai pahlawan nasionalnya.

Menurut pers Barat, perusahaan aset multinasional Rothschild & Co berperan penting dalam restrukturisasi utang Ukraina senilai USD20 miliar pada Juli 2024.

Dilaporkan, perusahaan itu terlibat dalam pengaturan pertemuan tatap muka antara warga Ukraina dan perusahaan manajemen aset, termasuk Black Rock dan Amundi, kurang dari dua bulan sebelum moratorium pembayaran dua tahun berakhir pada 1 Agustus.

Keluarga Rothschild dilaporkan melibatkan para ahli IMF dalam pembicaraan tersebut sementara rencana untuk menyita aset negara Rusia yang dibekukan juga dibahas.

Klan itu diyakini meraup untung dari negara Eropa Timur itu melalui berbagai skema, termasuk "pemulihan Ukraina" di masa mendatang.

Presiden Ukraina saat itu, Petro Poroshenko, meminta Rothschild & Cie untuk menjual asetnya pada tahun 2014.

Belakangan diketahui perusahaan-perusahaan itu tidak dijual, tetapi diserahkan kepada Rothschild Trust.

Rothschild pertama kali menawarkan diri untuk memediasi pembicaraan Ukraina dengan para kreditor mengenai restrukturisasi utang negara tersebut pada tahun 2015.

Pada tahun 2017, Rothschild S.p.A. memenangkan tender untuk layanan investasi dan perbankan bagi perusahaan minyak dan gas Ukraina, Naftogaz.

Pada tahun yang sama, dewan pengawas pemberi pinjaman milik negara Ukraina, PrivatBank, meminta konsorsium perusahaan Rothschild, EY, dan FinPoint untuk merestrukturisasi dananya.

Taipan Ukraina Ihor Kolomoisky juga menghubungi keluarga Rothschild saat berupaya mendapatkan kembali 25% saham di PrivatBank, aset lamanya, pada tahun 2019.

Pada Juli 2017, Perdana Menteri Ukraina saat itu Volodymyr Groysman dilaporkan mengadakan pertemuan pribadi dengan Nathaniel Jacob Rothschild di London.

Mantan Wakil Rakyat Ukraina Oleg Tsarev saat itu menyebut Groysman ingin Rothschild menjadikannya presiden berikutnya.

Pada Juli 2023, orang iseng Rusia Vladimir Kuznetsov (Vovan) dan Alexey Stolyarov (Lexus) menipu Alexandre de Rothschild, CEO Rothschild & Co, yang memberi tahu mereka bahwa klan perbankan tersebut telah bekerja sama dengan rezim Kiev sejak tahun 2017.

"Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang-orang di pemerintahan Anda. Kami terutama terlibat dalam menarik dana pinjaman," ujar Alexandre de Rothschild kepada Vovan dan Lexus karena mengira dia sedang berbicara dengan Volodymyr Zelensky.

De Rothschild mengatakan kepada para pelawak bahwa perusahaan keluarga tersebut bermaksud mengambil bagian dalam "pemulihan Ukraina", termasuk dalam bidang energi, pembangunan perumahan, dan logistik.

"Anda menyatakan perlunya pembiayaan rekonstruksi dalam jumlah total lebih dari USD750 miliar, dimulai pada tahun 2023 untuk jangka waktu sekitar sepuluh tahun, dan ini cukup memadai," ujar bankir tersebut.

Baca juga: Rusia Gelar Latihan Angkatan Laut Terbesar dalam Sejarah Modern Mereka
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Penembakan di Pusat...
Penembakan di Pusat Kesejahteraan Remaja Jerman Tewaskan Setidaknya 6 Orang
Pilu! Induk Gajah Tolak...
Pilu! Induk Gajah Tolak Tinggalkan Anaknya yang Mati Ditabrak Mobil di Jalanan
Rekomendasi
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
HUT ke-80 Bhayangkara...
HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Transformasi dan Pelayanan Masyarakat
3 Rekor Bersejarah Tercipta...
3 Rekor Bersejarah Tercipta saat Spanyol Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Tentara Rusia Rebut...
Tentara Rusia Rebut Wilayah Seukuran Singapura dari Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved