Kronologi Kemerdekaan Malaysia dari Inggris
Senin, 09 September 2024 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa orang bangkit melawan penjajah, tetapi dengan mudah dikalahkan oleh Inggris karena upaya mereka lebih ke arah individualisme. Di antara para pahlawan yang melawan penjajah adalah Dol Said, Tok Janggut, Datuk Bahaman, Rentap, Dato Maharajalela, Rosli Dobi, dan beberapa lainnya.
![Kronologi Kemerdekaan Malaysia dari Inggris]()
Foto/AP
Selama tahun 1920-an dan 1930-an, banyak penduduk Malaya mulai menerima pendidikan, baik dari Timur Tengah maupun pendidikan lokal. Akibatnya, kelompok terpelajar ini muncul untuk berjuang atas nama nasionalisme. Mereka menggunakan media seperti surat kabar dan majalah untuk menyebarkan ideologi mereka.
Ada juga di antara mereka yang telah membentuk Perkumpulan seperti Kesatuan Melayu Muda (KMM) dan Kesatuan Melayu Singapura (KMS) yang bertujuan untuk mengusir penjajah dan membentuk Pemerintah mereka sendiri.![Kronologi Kemerdekaan Malaysia dari Inggris]()
Foto/AP
Ketika orang-orang negeri ini begitu bersemangat untuk mengakhiri penjajahan, mereka tersentak oleh pendaratan Jepang pada akhir tahun 1941 yang membawa Malaya ke era kolonial lainnya. Jepang menduduki Malaya hingga tahun 1945 sebelum menyerah akibat pengeboman Hiroshima dan Nagasaki.
Pengunduran diri Jepang memberi ruang bagi Partai Komunis Malaya (PKM) untuk menguasai Malaya. PKM melancarkan serangan ke Malaya melalui kekerasan, mereka membunuh tiga manajer perkebunan karet Eropa di Sungai Siput, Perak.
Dengan demikian, pada bulan Juni 1948, Sir Edward Gent mengumumkan keadaan darurat atas Malaya. PKM tidak berhasil menguasai Malaya dan Inggris kembali berkuasa. Pemerintahan Militer Inggris atau BMA berada di antara akhir Perang Dunia II dan pembentukan Malayan Union. Pada tanggal 1 April 1946, Inggris mendirikan Malayan Union. Namun, ide ini mendapat perlawanan dari orang Melayu untuk menghapuskan lembaga kerajaan dan hak istimewa orang Melayu.
Baca Juga: PM Netanyahu Larang Menterinya Berkunjung ke Masjid Al Aqsa
![Kronologi Kemerdekaan Malaysia dari Inggris]()
Foto/AP
3. Muncul Gerakan Perlawanan

Foto/AP
Selama tahun 1920-an dan 1930-an, banyak penduduk Malaya mulai menerima pendidikan, baik dari Timur Tengah maupun pendidikan lokal. Akibatnya, kelompok terpelajar ini muncul untuk berjuang atas nama nasionalisme. Mereka menggunakan media seperti surat kabar dan majalah untuk menyebarkan ideologi mereka.
Ada juga di antara mereka yang telah membentuk Perkumpulan seperti Kesatuan Melayu Muda (KMM) dan Kesatuan Melayu Singapura (KMS) yang bertujuan untuk mengusir penjajah dan membentuk Pemerintah mereka sendiri.
4. Gerakan Perlawanan Makin Solid

Foto/AP
Ketika orang-orang negeri ini begitu bersemangat untuk mengakhiri penjajahan, mereka tersentak oleh pendaratan Jepang pada akhir tahun 1941 yang membawa Malaya ke era kolonial lainnya. Jepang menduduki Malaya hingga tahun 1945 sebelum menyerah akibat pengeboman Hiroshima dan Nagasaki.
Pengunduran diri Jepang memberi ruang bagi Partai Komunis Malaya (PKM) untuk menguasai Malaya. PKM melancarkan serangan ke Malaya melalui kekerasan, mereka membunuh tiga manajer perkebunan karet Eropa di Sungai Siput, Perak.
Dengan demikian, pada bulan Juni 1948, Sir Edward Gent mengumumkan keadaan darurat atas Malaya. PKM tidak berhasil menguasai Malaya dan Inggris kembali berkuasa. Pemerintahan Militer Inggris atau BMA berada di antara akhir Perang Dunia II dan pembentukan Malayan Union. Pada tanggal 1 April 1946, Inggris mendirikan Malayan Union. Namun, ide ini mendapat perlawanan dari orang Melayu untuk menghapuskan lembaga kerajaan dan hak istimewa orang Melayu.
Baca Juga: PM Netanyahu Larang Menterinya Berkunjung ke Masjid Al Aqsa
5. Kaum Nasionalis Bersatu

Foto/AP
Lihat Juga :