Ramalan Nostradamus Pilpres AS: Kamala Harris Akan Kalahkan Donald Trump!

Senin, 09 September 2024 - 10:20 WIB
loading...
Ramalan Nostradamus...
Sejarawan Allan Lichtman si Nostradamus pilpres AS ramalkan Kamala Harris akan mengalahkan Donald Trump dalam pilpres November mendatang. Foto/Fox News
A A A
WASHINGTON - Sejarawan Allan Lichtman, yang dijuluki "Nostradamus pemilihan presiden Amerika Serikat", meramalkan bahwa Kamala Harris akan mengalahkan Donald Trump pada November mendatang.

Profesor sejarah di American University itu mengatakan metodenya sama sekali mengabaikan jajak pendapat, dan sebaliknya didasarkan pada serangkaian 13 pertanyaan "benar-atau-salah" yang seharusnya memegang "kunci" menuju Gedung Putih.

Awalnya, calon presiden (capres) dari Partai Republik Donald Trump seharusnya melawan presiden petahana Joe Biden dari Partai Demokrat. Namun, setelah penampilan buruk Biden selama debat yang disiarkan televisi pada akhir Juni, Partai Demokrat menggantinya dengan Wakil Presiden Harris sebagai capres mereka.

Baca Juga: Peramal AS Ini Tepat Ramalannya Hampir Setiap Pilpres AS sejak 1984, Bagaimana Trump vs Harris?

Berbicara kepada The New York Times, Lichtman berkata: "Kamala Harris akan menjadi presiden Amerika Serikat berikutnya—setidaknya itulah prediksi saya untuk hasil pemilu ini."

Dia menjelaskan bahwa dari 13 yang disebut "kunci", delapan di antaranya mendukung capres dari Partai Demokrat.

Dia mengeklaim bahwa Harris telah memperoleh keuntungan dari tidak adanya kandidat pihak ketiga yang kuat setelah Robert F Kennedy Jr menarik diri dari pilpres pada bulan lalu.

Dia juga mengutip indikator ekonomi jangka pendek dan jangka panjang yang positif, dugaan pencapaian legislatif yang ditetapkan oleh pemerintahan Biden, dan persepsi tidak adanya kerusuhan sosial atau skandal yang terkait dengan Gedung Putih, sebagai faktor yang menguntungkan kandidat dari Partai Demokrat.

Selain itu, kata Lichtman, fakta bahwa Harris tidak harus menjalani proses pencalonan partai, dengan semua kandidat lain mendukungnya, juga merupakan nilai tambah bagi Wakil Presiden Harris.

Berbicara kepada Fox News Digital pada hari Sabtu, peramal pilpres yang terkenal itu tetap pada prediksinya, dengan mengatakan bahwa, setelah penarikan diri Biden yang belum pernah terjadi sebelumnya dari pilpres, para politikus Partai Demokrat akhirnya menjadi cerdas dan bersatu di belakang Harris.

Lichtman mengatakan bahwa dia telah memprediksi dengan tepat hasil dari sembilan dari sepuluh pemilihan presiden sejak 1984.

Satu-satunya saat dia gagal adalah selama pertikaian yang diperebutkan antara George W Bush dan Al Gore pada tahun 2000.

Pilpres itu diputuskan setelah pengadilan AS memutuskan mendukung Bush setelah berminggu-minggu pertikaian hukum atas surat suara yang disengketakan.

Sementara itu, analis pemilu Amerika yang berpengaruh lainnya, Nate Silver, mengeklaim pada hari Rabu bahwa peluang Trump untuk mengalahkan Harris lebih tinggi daripada saat mana pun sejak wakil presiden itu memasuki ajang pilpres pada bulan Juli.

Prediksinya sangat kontras dengan beberapa jajak pendapat selama beberapa minggu terakhir yang secara konsisten menunjukkan Harris sedikit di depan Trump.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Efisiensi, Malaysia...
Efisiensi, Malaysia Tambah WFH bagi PNS Jadi 2 Hari Setiap Pekan
Rekomendasi
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Berita Terkini
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
3 Alasan Iran Serang...
3 Alasan Iran Serang Kuwait dan Bahrain, Ada Pergerakan Membantu Militer AS
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved