Gawat, Pesawat Nirawak Militer Rusia Jatuh di Negara NATO
Senin, 09 September 2024 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
"Kami berhubungan erat dengan sekutu kami. Jumlah insiden semacam itu meningkat di sepanjang sisi timur NATO dan kami harus mengatasinya secara kolektif," ujarnya.
Kementerian Pertahanan Latvia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat nirawak militer itu terbang ke wilayah udara negara tersebut dari Belarus dan jatuh di kota Rezekne.
"Situasi ini merupakan konfirmasi bahwa kami perlu melanjutkan pekerjaan yang telah kami mulai untuk memperkuat perbatasan timur Latvia, termasuk pengembangan kemampuan pertahanan udara dan kemampuan peperangan elektronik untuk membatasi aktivitas UAV dengan berbagai aplikasi," kata Menteri Pertahanan Andris Spruds.
Negara anggota NATO lainnya, Rumania, juga pada hari Minggu mengatakan bahwa pesawat nirawak Rusia yang menyerang infrastruktur sipil di negara tetangga; Ukraina, pada malam hari telah memasuki wilayah udaranya.
Bukares mengutuk keras pelanggaran baru tersebut, yang disebabkan oleh serangan ilegal Moskow.
Sejak melancarkan invasinya, Rusia telah berulang kali melakukan serangan malam hari di kota-kota di seluruh Ukraina, sering kali menargetkan pelabuhan di wilayah selatan Odesa setelah keluar dari kesepakatan ekspor gandum.
Kementerian Pertahanan Latvia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat nirawak militer itu terbang ke wilayah udara negara tersebut dari Belarus dan jatuh di kota Rezekne.
"Situasi ini merupakan konfirmasi bahwa kami perlu melanjutkan pekerjaan yang telah kami mulai untuk memperkuat perbatasan timur Latvia, termasuk pengembangan kemampuan pertahanan udara dan kemampuan peperangan elektronik untuk membatasi aktivitas UAV dengan berbagai aplikasi," kata Menteri Pertahanan Andris Spruds.
Negara anggota NATO lainnya, Rumania, juga pada hari Minggu mengatakan bahwa pesawat nirawak Rusia yang menyerang infrastruktur sipil di negara tetangga; Ukraina, pada malam hari telah memasuki wilayah udaranya.
Bukares mengutuk keras pelanggaran baru tersebut, yang disebabkan oleh serangan ilegal Moskow.
Sejak melancarkan invasinya, Rusia telah berulang kali melakukan serangan malam hari di kota-kota di seluruh Ukraina, sering kali menargetkan pelabuhan di wilayah selatan Odesa setelah keluar dari kesepakatan ekspor gandum.
Lihat Juga :