AS: Iran Kirim Ratusan Rudal Balistik ke Rusia untuk Bombardir Ukraina

Minggu, 08 September 2024 - 08:01 WIB
loading...
A A A
"Kami ingin menggunakannya hanya di lapangan udara militer," katanya.

"Orang-orang takut kami akan menyerang Kremlin," imbuhnya. "Sayang sekali kami tidak bisa."

Namun, bahkan rudal yang dimintanya tidak akan pernah bisa mencapai sejauh itu, katanya.

Pasokan rudal Iran ke Moskow dapat mendorong Biden untuk menyetujui rudal jarak jauh ke Ukraina, kata para pejabat AS dan Eropa pada hari Sabtu.

Namun, pejabat Eropa tersebut mencatat bahwa Biden telah berhati-hati dalam mendorong Presiden Rusia Vladimir Putin bertindak terlalu jauh, karena khawatir akan meningkatnya perang dan konflik langsung dengan NATO.

“Saya pikir pertanyaan sebenarnya adalah mengapa Iran membuat keputusan yang terlambat ini untuk mentransfer rudal, mengingat sinyal yang jelas dari Eropa tentang peningkatan sanksi yang pasti akan terjadi,” kata Andrew S Weiss, seorang pakar tentang Rusia dan mantan pejabat senior AS yang sekarang bekerja di Carnegie Endowment for International Peace.

Weiss mengatakan bahwa Iran khususnya khawatir tentang potensi tindakan hukuman oleh Eropa—yang belum memiliki banyak sanksi terhadap Teheran seperti halnya Amerika Serikat—atas setiap transfer rudal ke Rusia.

Ada juga kekhawatiran di kalangan pejabat Barat untuk tidak menyudutkan presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian, yang dianggap sebagai orang yang moderat dalam pemerintahan yang berkuasa di negara itu.

Terpilih pada bulan Juli, Pezeshkian mengatakan bahwa dia berharap untuk meningkatkan ekonomi domestik dengan mendapatkan keringanan sanksi dari Eropa dan Amerika Serikat. Pejabat Barat juga berharap bahwa dia akan membantu upaya untuk menahan program pengayaan nuklir Iran.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Wali Kota New York Mamdani...
Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel
Rekomendasi
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, UMKM dan Ekraf Lokal Siap Naik Kelas
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved