AS: Iran Kirim Ratusan Rudal Balistik ke Rusia untuk Bombardir Ukraina

Minggu, 08 September 2024 - 08:01 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan Amerika Serikat dan sekutu utamanya telah menjelaskan sebelumnya bahwa mereka siap untuk memberikan konsekuensi yang signifikan.

“Setiap transfer rudal balistik Iran ke Rusia akan menjadi peningkatan dramatis dalam dukungan Iran terhadap perang agresi Rusia terhadap Ukraina dan menyebabkan lebih banyak warga sipil Ukraina terbunuh,” katanya.

“Kemitraan ini mengancam keamanan Eropa dan menggambarkan bagaimana pengaruh Iran yang tidak stabil menjangkau lebih jauh dari Timur Tengah dan di seluruh dunia.”

Namun, terlepas dari ancaman dan hubungan yang buruk antara Washington dan Teheran, Presiden AS Joe Biden memiliki banyak alasan untuk menahan diri.

Salah satunya adalah bahwa pemerintahan Biden telah melakukan diplomasi yang rumit dengan Iran selama berbulan-bulan, berusaha mencegah perang di Gaza meningkat menjadi konflik regional. Melalui perantara, pejabat Biden telah mendesak Iran untuk tidak melancarkan serangan militer terhadap Israel atau memerintahkan serangan besar oleh sekutunya di Lebanon; Hizbullah.

Dengan kampanye pemilihan presiden Amerika yang sedang berlangsung dan Presiden Biden yang sudah tidak berdaya, seorang pejabat senior Eropa mengatakan, tidak jelas seberapa kuat tanggapan Washington nantinya.

Biden telah menolak permintaan berulang kali dari Zelensky untuk mencabut pembatasan penggunaan rudal jarak jauh Ukraina untuk menyerang lapangan udara jauh di dalam Rusia. Dari lokasi tersebut, Rusia dapat menyerang Ukraina dengan bom berat yang dilengkapi sirip untuk meluncur dan paket GPS.

Ukraina saat ini tidak memiliki rudal dengan jangkauan yang cukup untuk mencapai lapangan udara tersebut.

Pada hari Jumat, Zelensky menghadiri pertemuan Kelompok Kontak Ukraina di Ramstein, Jerman, untuk meminta agar pembatasan dicabut, dan pada malam harinya, dia mengulangi permohonannya pada sebuah konferensi besar tentang Eropa di Cernobbio, Italia.

Dalam pernyataan tersebut, dia memohon agar "pertahanan udara digunakan untuk membela diri."

Dia mengatakan Ukraina tidak akan menggunakan rudal yang disediakan oleh sekutu untuk menyerang sasaran sipil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Gempa M7,2 di Jepang:...
Gempa M7,2 di Jepang: Gedung-Gedung di Tokyo Berguncang, Korban Nihil
Rekomendasi
Kinerja Solid, Laba...
Kinerja Solid, Laba Bersih MSIN Melonjak 140% Jadi Rp985 Miliar di 2025
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved