Diduga Agen Rahasia, Teman Wanita Bos Telegram Durov Angkat Bicara
Sabtu, 07 September 2024 - 08:33 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang Prancis telah mendakwa Durov dengan belasan pelanggaran, mulai dari penolakan untuk bekerja sama dengan pihak berwenang hingga mengelola platform daring yang diduga digunakan oleh kejahatan terorganisasi untuk tindakan ilegal, seperti perdagangan manusia dan pelecehan seksual anak.
Dia dibebaskan dengan jaminan sebesar 5 juta euro (USD5,5 juta) dan dilarang meninggalkan Prancis sambil menunggu proses persidangan.
Durov dan saudaranya membuat Telegram di Rusia pada tahun 2013. Aplikasi tersebut sejak saat itu telah berkembang hingga hampir satu miliar pengguna di seluruh dunia dan 10 juta pelanggan berbayar.
Telegram menawarkan enkripsi untuk pesan masuk dan keluar, meningkatkan privasi bagi pengirim dan penerima, dan secara umum menolak memberikan data pengguna atau rekaman obrolan kepada penegak hukum.
Durov mengklaim hal ini telah menarik perhatian yang tidak diinginkan dari badan intelijen di seluruh dunia.
Baca juga: Warga Negara AS Ditembak Mati Tentara Israel di Tepi Barat saat Protes Permukiman Ilegal
Dia dibebaskan dengan jaminan sebesar 5 juta euro (USD5,5 juta) dan dilarang meninggalkan Prancis sambil menunggu proses persidangan.
Durov dan saudaranya membuat Telegram di Rusia pada tahun 2013. Aplikasi tersebut sejak saat itu telah berkembang hingga hampir satu miliar pengguna di seluruh dunia dan 10 juta pelanggan berbayar.
Telegram menawarkan enkripsi untuk pesan masuk dan keluar, meningkatkan privasi bagi pengirim dan penerima, dan secara umum menolak memberikan data pengguna atau rekaman obrolan kepada penegak hukum.
Durov mengklaim hal ini telah menarik perhatian yang tidak diinginkan dari badan intelijen di seluruh dunia.
Baca juga: Warga Negara AS Ditembak Mati Tentara Israel di Tepi Barat saat Protes Permukiman Ilegal
(sya)
Lihat Juga :