5 Negara yang Ingin Mengeroyok Rusia, Mayoritas Terlibat dalam Perang di Ukraina

Rabu, 04 September 2024 - 20:10 WIB
loading...
A A A
Jenderal Sir Roly Walker mengatakan pada hari Selasa bahwa ada kebutuhan mendesak untuk memodernisasi tentara Inggris karena "ancaman geopolitik yang saling bertemu" dari Rusia, Tiongkok, Iran, dan Korea Utara.

"Kami tidak berada di jalur yang tak terelakkan, tetapi yang kami miliki adalah urgensi mutlak untuk memulihkan kekuatan keras yang kredibel guna mendukung pencegahan," kata Walker dilansir Financial Times.

Ia menyebut reformasinya sebagai "rencana nonperang" yang akan memberi Inggris militer yang cukup kuat untuk mencegah musuh dan membuat mereka berpikir dua kali.

Walker mengatakan Rusia akan muncul dari perang di Ukraina "sangat, sangat berbahaya" dan mencari balas dendam, betapa pun konflik itu mungkin berakhir.

"Pelajaran dari sejarah adalah Rusia tidak pernah lupa, dan mereka akan kembali... menginginkan pembalasan atas dukungan yang diberikan kepada Ukraina," katanya kepada wartawan di acara yang diselenggarakan oleh lembaga pemikir Royal United Services Institute di London.

3. Jerman (48%)

5 Negara yang Ingin Mengeroyok Rusia, Mayoritas Terlibat dalam Perang di Ukraina

Foto/AP

Keputusan Amerika Serikat untuk menempatkan rudal jarak jauh di Jerman dapat menyebabkan "konfrontasi langsung" ala Perang Dingin, Rusia telah memperingatkan, sementara Kanselir Olaf Scholz memuji langkah tersebut.

"Kami mengambil langkah mantap menuju Perang Dingin," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada reporter TV pemerintah Rusia pada hari Kamis. "Semua atribut Perang Dingin dengan konfrontasi langsung kembali."

Langkah Washington telah memicu kritik di Jerman, bahkan di antara anggota Partai Sosial Demokrat pimpinan Scholz.

Membela keputusan tersebut, Scholz mengatakan kepada wartawan di sebuah pertemuan puncak NATO di Washington bahwa itu adalah "sesuatu yang bersifat pencegahan dan mengamankan perdamaian, dan itu adalah keputusan yang diperlukan dan penting pada waktu yang tepat."

AS pada hari Rabu mengatakan "penempatan episodik" rudal jarak jauh ke Jerman akan dimulai pada tahun 2026.

Gedung Putih mengatakan pada akhirnya akan berupaya untuk menempatkannya secara permanen di Jerman, dan rudal tersebut akan "memiliki jangkauan yang jauh lebih jauh" daripada sistem AS saat ini di Eropa.

"Menerapkan kemampuan canggih ini akan menunjukkan komitmen Amerika Serikat terhadap NATO dan kontribusinya terhadap pencegahan terpadu Eropa," katanya dalam pernyataan bersama dengan pemerintah Jerman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Trump Ancam Hancurkan...
Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir
Rekomendasi
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved