5 Negara yang Ingin Mengeroyok Rusia, Mayoritas Terlibat dalam Perang di Ukraina

Rabu, 04 September 2024 - 20:10 WIB
loading...
5 Negara yang Ingin...
Banyak negara yang ingin mengeroyok Rusia dan mayoritas adalah mereka yang terlibat dalam perang di Ukraina. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Rusia sudah mendeklarasikan beberapa negara masuk dalam kategori musuh. Pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin juga sudah mengancam akan menyerang negara-negara yang membantu musuh-musuh Kremlin.

Politik permusuhan memang diterapkan Rusia untuk menegaskan siapa yang lawan dan siapa yang menjadi kawan. Itu memudahkan Moskow dalam membangun aliansi untuk kepentingan janka pendek dan jangka panjangnya.

Dalam survei yang dilaksanakan oleh Levada Center pada Mei 2023 menunjukkan bahwa rakyat Rusia menganggap Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Polandia, dan Ukraina sebagai musuh utama Moskow. Mereka menganggap kelima negara tersebut menjadi ancaman bagi Rusia.

5 Negara yang Ingin Mengeroyok Rusia, Mayoritas Terlibat dalam Perang di Ukraina

1. Amerika Serikat (72%)

5 Negara yang Ingin Mengeroyok Rusia, Mayoritas Terlibat dalam Perang di Ukraina

Foto/AP

Setelah ketegangan antara Rusia dan AS meningkat terkait Ukraina, hubungan bilateral mencapai titik terendah karena juru bicara Kremlin menyebut AS sebagai "musuh." Sekretaris pers Presiden Rusia Vladimir Putin, Dmitry Peskov dilaporkan mengatakan, "Kami sekarang menjadi negara musuh bagi mereka, sama seperti mereka bagi kami."

Kremlin sebelumnya menyebut AS dan negara-negara Barat yang mendukung Ukraina sebagai "negara yang tidak bersahabat" atau "lawan" karena ketegangan tinggi atas penggunaan senjata yang dipasok Amerika oleh Ukraina di wilayah Rusia.

Namun, menurut Agentstvo, situs investigasi independen Rusia, ini adalah pertama kalinya mereka secara terbuka menyebut AS sebagai negara "musuh". Berbicara kepada TRT World, para ahli mengatakan sebenarnya "tidak ada yang baru di sini" karena dinyatakan secara publik atau tidak, "Amerika Serikat telah lama dianggap oleh Rusia sebagai musuhnya."

Ali Fuat Gokce, dari Universitas Gaziantep, di sisi lain, menganggap upaya infiltrasi AS ke daratan Rusia, yang sering kali memanfaatkan NATO, dianggap sebagai ancaman oleh Rusia.

“Meskipun didirikan sebagai organisasi pertahanan, NATO telah menjadi alat bagi kebijakan ekspansionis AS, yang menimbulkan ancaman bagi negara-negara non-NATO atau mereka yang menentang AS, seperti Rusia dan China.”

Namun, ia menyarankan bahwa AS dan Rusia tidak akan terlibat langsung dalam konflik bersenjata dengan angkatan bersenjata mereka sendiri.

Menurut Gokce, setiap konflik antara AS dan Rusia “telah dilakukan melalui negara-negara atau organisasi proksi”.

“Secara historis, AS selalu menggunakan pasukan proksi untuk melawan Rusia, sementara Rusia telah melawan dengan mendukung kelompok-kelompok yang melawan imperialisme AS. Ketergantungan pada pasukan proksi ini kemungkinan akan terus berlanjut.”

2. Inggris (51%)

5 Negara yang Ingin Mengeroyok Rusia, Mayoritas Terlibat dalam Perang di Ukraina

Foto/AP

Tentara Inggris memiliki waktu tiga tahun untuk mempersiapkan diri menghadapi perang, menurut kepala barunya, saat ia mengumumkan program reformasi yang ambisius untuk mempersiapkan pasukan yang siap menghadapi peperangan modern.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Diteror Beruang, Kota...
Diteror Beruang, Kota di Jepang Ini Lumpuh
Rekomendasi
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kapan Tahun Baru Islam...
Kapan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriyah?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Berita Terkini
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved