4 Fakta Masjid Ibrahimi yang Ditutup Israel, Salah Satunya Menyimpan Jenazah Nabi Ibrahim
Senin, 02 September 2024 - 11:20 WIB
loading...
A
A
A
Masjid ini telah membuat kota ini terkenal di seluruh dunia, dan memberikan namanya ke tempat-tempat lain di seluruh dunia, di Inggris Raya dan Amerika Serikat. Tidak diketahui secara pasti kapan situs ini menjadi suci. Buku-buku sejarah tidak banyak membahas sejarahnya sebelum era Romawi.
Tidak diketahui kapan situs pemakaman para Leluhur ditetapkan dan kapan kesuciannya mulai menyebar. Status sucinya dapat ditelusuri kembali ke beberapa abad SM, dengan jarak sejarah yang sangat jauh antara masa Abraham di bumi pada abad ke-17 SM dan era Romawi, yaitu jarak lebih dari seribu tahun. Tidak seorang pun dapat mengetahui apa yang terjadi selama masa itu, terutama karena reruntuhannya tidak menjelaskan peristiwa yang terjadi di sana.
Baca Juga: Ingin Saingi Iron Dome, Turki Kembangkan Sistem Pertahanan Steel Dome
![4 Fakta Masjid Ibrahimi yang Ditutup Israel, Salah Satunya Menyimpan Jenazah Nabi Ibrahim]()
Foto/hebronrc
Bangunan yang ada saat ini terdiri dari sebuah bangunan besar yang dibangun di sekitar gua dengan dua ruang. Ada keraguan yang menyelimuti asal usul bangunan tersebut. Sejarawan Romawi Josephus (sekitar 37 – 100 M) telah membuat daftar semua bangunan yang dibangun oleh Raja Herodes (rexit: 37–4 SM).
Akan tetapi, situs tersebut tidak ada dalam daftarnya dan tidak ada dalam tulisannya yang menghubungkan bangunan tersebut dengan Herodes. Meskipun demikian, arsitektur bangunan tersebut tidak diragukan lagi bergaya Herodes.
![4 Fakta Masjid Ibrahimi yang Ditutup Israel, Salah Satunya Menyimpan Jenazah Nabi Ibrahim]()
Foto/hebronrc
Bangunan tersebut menonjolkan penggunaan balok-balok batu besar yang panjangnya dapat melebihi beberapa meter (paling panjang 7,5 m), dengan tinggi lebih dari satu meter (paling tinggi 1,4 m). Sejumlah arkeolog (seperti Conder, Betzinger, Robinson, Warren, dan Heidet) bahkan menyatakan bahwa bangunan tersebut dibangun jauh sebelum masa pemerintahan Herodes.
Tidak diketahui kapan situs pemakaman para Leluhur ditetapkan dan kapan kesuciannya mulai menyebar. Status sucinya dapat ditelusuri kembali ke beberapa abad SM, dengan jarak sejarah yang sangat jauh antara masa Abraham di bumi pada abad ke-17 SM dan era Romawi, yaitu jarak lebih dari seribu tahun. Tidak seorang pun dapat mengetahui apa yang terjadi selama masa itu, terutama karena reruntuhannya tidak menjelaskan peristiwa yang terjadi di sana.
Baca Juga: Ingin Saingi Iron Dome, Turki Kembangkan Sistem Pertahanan Steel Dome
3. Memiliki Gua yang Keren

Foto/hebronrc
Bangunan yang ada saat ini terdiri dari sebuah bangunan besar yang dibangun di sekitar gua dengan dua ruang. Ada keraguan yang menyelimuti asal usul bangunan tersebut. Sejarawan Romawi Josephus (sekitar 37 – 100 M) telah membuat daftar semua bangunan yang dibangun oleh Raja Herodes (rexit: 37–4 SM).
Akan tetapi, situs tersebut tidak ada dalam daftarnya dan tidak ada dalam tulisannya yang menghubungkan bangunan tersebut dengan Herodes. Meskipun demikian, arsitektur bangunan tersebut tidak diragukan lagi bergaya Herodes.
4. Memiliki Bangunan yang Artistik

Foto/hebronrc
Bangunan tersebut menonjolkan penggunaan balok-balok batu besar yang panjangnya dapat melebihi beberapa meter (paling panjang 7,5 m), dengan tinggi lebih dari satu meter (paling tinggi 1,4 m). Sejumlah arkeolog (seperti Conder, Betzinger, Robinson, Warren, dan Heidet) bahkan menyatakan bahwa bangunan tersebut dibangun jauh sebelum masa pemerintahan Herodes.
Lihat Juga :