Ingin Saingi Iron Dome, Turki Kembangkan Sistem Pertahanan Steel Dome
Minggu, 01 September 2024 - 22:15 WIB
loading...
A
A
A
Dengan diresmikannya kendaraan udara nirawak Kizilelma dan ANKA-3, yang pengujiannya sedang berlangsung, Turki akan menjadi pemain dalam “liga baru” di bidang ini, imbuh Erdogan.
Presiden Turki juga menegaskan kembali komitmen Turki untuk meningkatkan kemampuan militernya, dengan mengatakan: “Kami berupaya untuk memproduksi, mengembangkan, atau mendapatkan apa pun yang dibutuhkan Angkatan Udara kami, mulai dari rudal hingga sistem pertahanan udara.”
“Angkatan Udara kami mengemban tanggung jawab besar dalam menghilangkan ancaman terhadap keamanan negara kami, khususnya dalam perang melawan terorisme,” katanya.
Berbicara tentang Operasi Claw-Lock yang sedang berlangsung, yang diluncurkan pada tahun 2022 untuk menargetkan tempat persembunyian militan PKK di Irak utara, Erdogan mengatakan bahwa mereka akan memastikan bahwa separatis tidak lagi menjadi sumber ancaman bagi “bangsa kami dan saudara-saudari Irak kami.”
Erdogan mengatakan beberapa sekutu, alih-alih mendukung Turki, tidak “ragu untuk secara terbuka mendukung perluasan PKK di Suriah dan menyambut para pemimpin organisasi teroris separatis dengan karpet merah.”
“Kami hanya mengandalkan kekuatan dan kemampuan kami sendiri,” tambahnya.
Presiden Turki juga menegaskan kembali komitmen Turki untuk meningkatkan kemampuan militernya, dengan mengatakan: “Kami berupaya untuk memproduksi, mengembangkan, atau mendapatkan apa pun yang dibutuhkan Angkatan Udara kami, mulai dari rudal hingga sistem pertahanan udara.”
“Angkatan Udara kami mengemban tanggung jawab besar dalam menghilangkan ancaman terhadap keamanan negara kami, khususnya dalam perang melawan terorisme,” katanya.
Berbicara tentang Operasi Claw-Lock yang sedang berlangsung, yang diluncurkan pada tahun 2022 untuk menargetkan tempat persembunyian militan PKK di Irak utara, Erdogan mengatakan bahwa mereka akan memastikan bahwa separatis tidak lagi menjadi sumber ancaman bagi “bangsa kami dan saudara-saudari Irak kami.”
Erdogan mengatakan beberapa sekutu, alih-alih mendukung Turki, tidak “ragu untuk secara terbuka mendukung perluasan PKK di Suriah dan menyambut para pemimpin organisasi teroris separatis dengan karpet merah.”
“Kami hanya mengandalkan kekuatan dan kemampuan kami sendiri,” tambahnya.
Lihat Juga :