Puluhan Tentara Israel Diadili karena Menolak Kembali ke Gaza

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 19:30 WIB
loading...
Puluhan Tentara Israel...
Seorang pria melambaikan bendera Palestina saat kendaraan lapis baja Israel bergerak di jalan selama operasi militer di kamp pengungsi Tepi Barat Nur Shams, Tulkarem, Kamis, 29 Agustus 2024. Foto/AP/Majdi Mohammed
A A A
TEL AVIV - Militer Israel mengancam akan mengadili puluhan tentara karena menolak kembali ke Jalur Gaza, di tengah meningkatnya kasus penolakan tersebut dalam beberapa bulan terakhir.

Menurut lembaga penyiaran publik Israel, KAN, pekan ini, sebanyak 20 tentara Israel menolak kembali ke Gaza.

Gaza merupakan lokasi pasukan kolonial Israel melakukan kejahatan perang dan pelanggaran hak asasi manusia saat berupaya melenyapkan kelompok Perlawanan Palestina, Hamas, dan pemerintahnya di wilayah yang terkepung.

Sebanyak 10 dari tentara yang tidak setuju kembali ke Gaza itu dilaporkan telah menerima peringatan resmi dari militer Israel, dengan ancaman akan diadili karena menolak kembali.

Keluarga beberapa tentara, yang dikutip oleh lembaga penyiaran tersebut, menyatakan kerabat mereka "dipaksa melakukan manuver darat di Gaza atau menghadapi hukuman penjara", yang mengakibatkan beberapa dari mereka menawarkan untuk kembali bertugas di daerah selain Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Trump Murka Houthi Serang...
Trump Murka Houthi Serang 2 Kapal Tanker Saudi, Ancam Gempur Iran Habis-habisan
Rekomendasi
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Richard Lee Sebut Barang...
Richard Lee Sebut Barang Bukti di Persidangan Bukan Produknya
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved