Mengapa Hidden Haditha Menjadi Kejahatan Perang Paling Mengerikan yang Dilakukan Marinir AS?

Rabu, 28 Agustus 2024 - 19:55 WIB
loading...
Mengapa Hidden Haditha...
The New Yorker mengungkap foto-foto Hidden Haditha menjadi kejahatan perang paling mengerikan yang dilakukan Marinir AS. Foto/The New Yorker
A A A
WASHINGTON - Militer Amerika Serikat (AS) berupaya selama bertahun-tahun untuk menyembunyikan foto-foto mengerikan dari pembantaian Haditha di Irak, tempat Marinir membunuh 24 warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.

Namun, kebenaran kini terungkap, The New Yorker mengungkapkan gambar-gambar Hidden Haditha, pembantaian yang telah lama disembunyikan. Sebagian foto itu sebagian besar tidak terlihat jelas. Tapi, itu menggambarkan akibat dari salah satu kejahatan perang paling signifikan dalam sejarah AS modern.

Mengapa Hidden Haditha Menjadi Kejahatan Perang Paling Mengerikan yang Dilakukan Marinir AS?

1. Berawal dari Operasi Balas Dendam yang Salah Sasaran

Semuanya berawal pada tanggal 19 November 2005, sebuah konvoi Marinir AS sedang melakukan perjalanan melalui Haditha, Irak, ketika sebuah ledakan I.E.D. menewaskan Kopral Miguel Terrazas dan melukai dua orang lainnya.

Sebagai tanggapan, Marinir melancarkan operasi balasan, menewaskan 24 warga sipil Irak. Di antara para korban terdapat pria, wanita, dan anak-anak, yang termuda adalah seorang gadis berusia tiga tahun dan yang tertua adalah seorang pria berusia tujuh puluh enam tahun. Meskipun ada klaim bahwa mereka sedang melawan pemberontak, semua yang tewas adalah warga sipil.

Beberapa jam setelah pembunuhan tersebut, dua Marinir, Kopral Dua Ryan Briones dan Kopral Dua Andrew Wright, mendokumentasikan kejadian tersebut dengan Briones menggunakan kamera digital Olympus miliknya dan Wright menandai tubuh-tubuh dengan spidol Sharpie merah.

Mengapa Hidden Haditha Menjadi Kejahatan Perang Paling Mengerikan yang Dilakukan Marinir AS?

Foto/The New Yorker

Marinir lainnya, termasuk satu orang dari intelijen, juga memotret akibatnya. Gambar-gambar ini menjadi bukti penting dalam penyelidikan atas apa yang kemudian disebut pembantaian Haditha, menurut majalah Amerika tersebut.

Meskipun empat Marinir didakwa atas pembunuhan, dakwaan tersebut dibatalkan. Jenderal James Mattis, yang kemudian menjadi Menteri Pertahanan, membatalkan dakwaan terhadap seorang Marinir, menyatakannya tidak bersalah.

Pada tahun 2012, kasus terakhir berakhir dengan kesepakatan pembelaan yang tidak menghasilkan hukuman penjara. Perang Irak telah berakhir, dan cerita-cerita tentang kejahatan perang AS mulai memudar dari perhatian publik.

2. Lebih Parah Dibandingkan Abu Ghraib

Berdasarkan laporan The New Yorker, dampak kejahatan perang sering kali membesar ketika gambar-gambar grafis sampai ke masyarakat. Namun, tidak seperti foto-foto Abu Ghraib yang terkenal, gambar-gambar dari Haditha sebagian besar tetap tersembunyi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Laporan Media: UEA Cairkan...
Laporan Media: UEA Cairkan Miliaran Dolar untuk Iran agar Tak Jadi Sasaran Serangan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
3.161 Personel Gabungan...
3.161 Personel Gabungan Disiagakan Jelang Eksekusi Hotel Sultan Hari Ini
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved