Ukraina Desak Belarusia Tarik Pasukannya dari Perbatasan

Senin, 26 Agustus 2024 - 10:33 WIB
loading...
Ukraina Desak Belarusia...
Ukraina mendesak Belarusia menarik mundur pasukannya yang siaga di perbatasan kedua negara. Foto/soyuz.by
A A A
KYIV - Pemerintah Ukraina telah mendesak Belarusia untuk menarik pasukannya dalam jumlah besar di perbatasan kedua negara. Kyiv memperingatkan Minsk agar tidak membuat "kesalahan tragis".

Mengutip laporan intelijen, Kementerian Luar Negeri Ukraina mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata Belarusia memusatkan sejumlah besar personel, tank dan artileri, di Wilayah Gomel dengan kedok latihan.

"Kehadiran tentara bayaran dari mantan PMC Wagner juga tercatat," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari situs webnya, Senin (26/8/2024).

Baca Juga: Rudal Rusia Hantam Hotel Ukraina, Warga Inggris Tim Reuters Tewas

Kementerian itu kemudian berpendapat bahwa mengadakan latihan di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Chernobyl menimbulkan ancaman bagi keamanan nasional Ukraina dan keamanan global secara umum.

Kementerian tersebut memperingatkan Minsk agar tidak membuat kesalahan tragis dan mendesaknya untuk menghentikan tindakan tidak bersahabat. "Dan menarik pasukan dari perbatasan negara Ukraina ke jarak yang lebih jauh dari jangkauan tembak sistem Belarusia," lanjut Kementerian Luar Negeri Ukraina.

"Ukraina tidak pernah mengambil dan tidak akan mengambil tindakan tidak bersahabat terhadap rakyat Belarusia," imbuh kementerian itu, menekankan bahwa Ukraina berhak untuk membela diri jika terjadi serangan.

Presiden Belarusia Alexander Lukashenko sebelumnya menuduh Kyiv melakukan penumpukan militer yang berbahaya, dengan lebih dari 120.000 tentara siaga di perbatasan utaranya.

"Setelah melihat kebijakan agresif mereka, kami telah mengerahkan pasukan kami ke daerah-daerah tertentu di dekat perbatasan kami," kata Lukashenko dalam sebuah wawancara dengan VGTRK.

"Saya terpaksa mengerahkan hampir sepertiga dari tentara [Belarusia] untuk memperkuat pasukan yang ada," paparnya.

Dia menambahkan bahwa pasukannya siap untuk mempertahankan Belarusia jika perang pecah.

Pada awal Agustus, Lukashenko mengatakan bahwa pasukan pertahanan udara telah menembak jatuh beberapa pesawat nirawak serang yang lepas landas di Ukraina dan melanggar wilayah udara Belarusia.

Minsk telah mendesak Rusia dan Ukraina untuk kembali ke meja perundingan, dengan memperingatkan bahwa pertempuran yang terus berlanjut dapat menyebabkan eskalasi yang akan mengakibatkan kehancuran Ukraina.

Belarusia memiliki pakta pertahanan dengan Rusia dan senjata nuklir Rusia ditempatkan di wilayahnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Panas! Iran Beri Peringatan...
Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS
Rekomendasi
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved