Pasca Teken Kesepakatan dengan AS, Serangan Taliban Semakin Menggila

Sabtu, 02 Mei 2020 - 05:16 WIB
loading...
A A A
Pada hari Jumat, bentrokan antara pejuang Taliban dan pasukan Afghanistan meningkat di Balkh utara dan provinsi Logar selatan ketika pihak-pihak yang bertikai berjuang untuk mengendalikan pos-pos pemeriksaan. Lusinan petugas keamanan Afghanistan dan pejuang Taliban tewas.

Bulan lalu komandan pasukan AS dan misi Resolute Support non-tempur yang dipimpin NATO di Afghanistan, Jenderal Scott Miller, melakukan perjalanan ke Qatar di tengah pandemi untuk bertemu dengan para pemimpin politik Taliban.

Para pejabat keamanan mengatakan Miller mengeluarkan "peringatan keras" untuk menghentikan operasi terhadap pasukan Afghanistan dan mematuhi janji di bawah perjanjian yang bertujuan mengakhiri perang yang berlangsung selama hampir dua dekade.

Beberapa serangan termasuk empat kasus di mana para pejuang Taliban diduga menggunakan orang dalam untuk meracuni makanan yang dimakan oleh pasukan Afghanistan di pos-pos pemeriksaan di utara.

"Pos-pos pemeriksaan itu sekarang dijaga oleh pejuang Taliban," kata pejabat keamanan Barat.

Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dia mengetahui serangan orang dalam baru-baru ini di mana beberapa anggota pasukan Afghanistan diracun secara fatal, tetapi membantah kelompok itu bertanggung jawab dan mengatakan kekerasan baru-baru ini di pos-pos pemeriksaan melibatkan pasukan Afghanistan yang menyerang warga sipil.

Dia menambahkan, bagaimanapun, Taliban tidak menyangkal menggunakan infiltrator atau menyebabkan serangan orang dalam sebagai bagian dari strategi perangnya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz
Ditolak AS, Omar Artan...
Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved