Lindungi Saudi dan UEA, AS Bakal Kirim Lebih Banyak Sistem Rudal

Sabtu, 21 September 2019 - 06:47 WIB
Lindungi Saudi dan UEA,...
Lindungi Saudi dan UEA, AS Bakal Kirim Lebih Banyak Sistem Rudal
A A A
WASHINGTON - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Mark Esper mengumumkan bahwa Washington akan mengiririm lebih banyak pasukan dan sistem pertahanan rudal ke kawasan Teluk Persia. Tujuannya untuk meningkatkan pertahanan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Berbicara di Pentagon pada hari Jumat, Esper menyalahkan Iran atas serangan 14 September terhadap fasilitas minyak Saudi. Menurutnya, serangan itu sebagai peningkatan dramatis agresi Iran di wilayah tersebut.

Menanggapi permintaan bantuan dari Arab Saudi dan UEA, Esper mengatakan AS akan mempercepat pengiriman senjata dan mengirim lebih banyak pasukan dan peralatan ke Teluk Persia, terutama aset pertahanan rudal.

Panglima Kapala Staf Gabungan AS, Jenderal Joseph Dunford, mengatakan rincian yang tepat dari penyebaran pasukan dan sistem pertahanan rudal sedang dikerjakan. Ia hanya menyebut jumlah pasukan dan senjata pertahanan yang akan dikirim "bukan ribuan".

Menurut Esper pengerahan itu memiliki tiga tujuan. Pertama, untuk membantu meningkatkan pertahanan Saudi dan UEA. Kedua, memastikan arus perdagangan bebas di Teluk Persia. Ketiga, melindungi dan mempertahankan tatanan berbasis aturan internasional yang ditentang oleh Iran.

Teheran telah menolak tuduhan terlibat dalam serangan 14 September di Saudi. Sedangkan kelompok pemberontak Houthi Yaman mengklaim bertanggung jawab.

Para pejabat AS yang tidak dikenal menuduh Iran meluncurkan serangan dari wilayahnya. Namun, Esper maupun Dunford tidak mau mengomentari klaim itu.

"Senjata yang digunakan dalam serangan itu diproduksi oleh Iran dan tidak diluncurkan dari Yaman," kata Esper, seperti dikutip Russia Today, Sabtu (21/9/2019). Dia menambahkan bahwa Arab Saudi masih rentan terhadap serangan.

Militer Rusia telah mencatat kurangnya kinerja sistem pertahanan rudal Patriot yang disuplai AS dan sistem pertahanan udara lainnya dalam melindungi kilang minyak Arab Saudi. Presiden Vladimir Putin bahkan bercanda bahwa orang-orang Saudi harus mempertimbangkan untuk membeli sistem pertahanan rudal Rusia, seperti yang telah dilakukan Iran dan Turki.
(mas)
Berita Terkait
UEA Tembak Jatuh 2 Rudal...
UEA Tembak Jatuh 2 Rudal Balistik Houthi di Langit Abu Dhabi
UEA Cegat Rudal Houthi...
UEA Cegat Rudal Houthi dan Hancurkan Situs Peluncuran Misil di Yaman
Arab Saudi Kerahkan...
Arab Saudi Kerahkan Uang dan Pengaruh di Yaman setelah Mengusir UEA
Koalisi Saudi Gempur...
Koalisi Saudi Gempur Yaman Habis-habisan setelah Houthi Serang Abu Dhabi
Dikritik Arab Saudi,...
Dikritik Arab Saudi, UEA Tarik Pasukannya dari Yaman
Arab Saudi dan Uni Emirat...
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab, dari Saudara Menjadi Rival...
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
40 menit yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
1 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
2 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
5 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
6 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved