Israel Berharap AS dan Sekutu Lainnya Bisa Mengebom Iran

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 19:05 WIB
loading...
A A A
"Kami telah mendesak Iran dan proksinya untuk menghentikan ancaman serangan militer yang sedang berlangsung terhadap Israel. Kami juga telah menekankan kepada semua pihak bahwa spiral pembalasan yang meningkat harus diakhiri," kata mereka dalam satu-satunya referensi mereka ke Teheran.

Baca Juga: Siapa Esmail Khatib? Menteri Intelijen Iran yang Gagal Melindungi Ismail Haniyeh

Pertemuan di Yerusalem terjadi sesaat sebelum putaran terakhir perundingan gencatan senjata tidak langsung berakhir tanpa terobosan, meskipun ada janji untuk kembali ke meja perundingan minggu depan.

Perang antara Israel dan Hamas telah berkecamuk selama 10 bulan sejak kelompok militan itu melancarkan serangan mematikan, yang mengakibatkan sekitar 1.100 kematian dan sekitar 200 sandera. Respons darat dan udara Israel skala besar telah merenggut lebih dari 40.000 nyawa warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza.

Risiko konflik yang lebih luas di Timur Tengah diperburuk oleh pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh, yang menjabat sebagai negosiator utama kelompok bersenjata Palestina dalam pembicaraan tidak langsung dengan Israel. Ia terbunuh di Teheran pada tanggal 31 Juni, beberapa jam setelah menghadiri pelantikan Masoud Pezeshkian sebagai presiden Iran. Iran berjanji untuk memberikan "hukuman keras" kepada Israel, yang tidak mengakui atau membantah keterlibatan apa pun dalam pembunuhan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Sanksi Dicabut, Iran...
Sanksi Dicabut, Iran Jual Minyak 20% Lebih Mahal
Iran Bersiap Berperang...
Iran Bersiap Berperang Lagi jika MoU Tidak Dilaksanakan, AS dan Sekutunya Ketar-ketir
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Parlemen Israel Setujui...
Parlemen Israel Setujui RUU Larang Kumandang Azan di Masjid-Masjid
Rekomendasi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Harry Kane Cetak Brace,...
Harry Kane Cetak Brace, Inggris Singkirkan DR Kongo
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved