Apa itu Skin Bank Israel? Pabrik Kulit Manusia yang Diduga Sering Mengambil Organ Jenazah Warga Palestina
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Pada riwayatnya, Skin Bank ini didirikan sekitar tahun 1986 di bawah pengawasan sektor medis militer dari tentara Israel.
Fasilitas ini telah lama menghadapi tuduhan bahwa pasokannya tidak hanya berasal dari donor sukarela, melainkan curian dari tubuh warga Palestina yang sudah meninggal.
Senada dengan laporan itu, jurnal berjudul ‘The Israel National Skin Bank: Quality Assurance and Graft Performance of Stored Tissues’ yang terbit di National Library of Medicine NIH juga menyebut pabrik kulit itu berdiri pada 1986.
Lebih jauh, diketahui informasi bahwa nama asli pabriknya adalah The Israel National Skin Bank (INSB). Fasilitas ini didirikan korps medis dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Kementerian Kesehatan.
Dulu, tujuan utama pendiriannya adalah untuk merawat korban luka bakar selama perang. Sebagaimana bank kulit internasional, INSB juga menyediakan kerangka kerja dari proses pengadaan hingga pemanfaatannya.
Pada salah satu kesempatan, direktur Skin Bank mengungkap bahwa cadangan kulit manusia di Israel mencapai 17 meter persegi. Angka tersebut sangatlah besar jika dibandingkan dengan populasi total Israel.
Hal tersebut tentunya sangat mencurigakan. Terlebih, warga Israel termasuk sebagai masyarakat yang tidak suka menyumbangkan organnya.
Fasilitas ini telah lama menghadapi tuduhan bahwa pasokannya tidak hanya berasal dari donor sukarela, melainkan curian dari tubuh warga Palestina yang sudah meninggal.
Senada dengan laporan itu, jurnal berjudul ‘The Israel National Skin Bank: Quality Assurance and Graft Performance of Stored Tissues’ yang terbit di National Library of Medicine NIH juga menyebut pabrik kulit itu berdiri pada 1986.
Lebih jauh, diketahui informasi bahwa nama asli pabriknya adalah The Israel National Skin Bank (INSB). Fasilitas ini didirikan korps medis dari Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan Kementerian Kesehatan.
Dulu, tujuan utama pendiriannya adalah untuk merawat korban luka bakar selama perang. Sebagaimana bank kulit internasional, INSB juga menyediakan kerangka kerja dari proses pengadaan hingga pemanfaatannya.
Pada salah satu kesempatan, direktur Skin Bank mengungkap bahwa cadangan kulit manusia di Israel mencapai 17 meter persegi. Angka tersebut sangatlah besar jika dibandingkan dengan populasi total Israel.
Hal tersebut tentunya sangat mencurigakan. Terlebih, warga Israel termasuk sebagai masyarakat yang tidak suka menyumbangkan organnya.
Lihat Juga :