Penerbangan VoePass Jatuh Tewaskan 62 Orang, Ini Kata-kata Terakhir Co-pilot

Jum'at, 16 Agustus 2024 - 07:19 WIB
loading...
Penerbangan VoePass...
Penerbangan VoePass jatuh dan tewaskan 62 orang di Brasil. Kata-kata terakhir co-pilot telah terungkap. Foto/news.com.au
A A A
SAO PAULO - Penerbangan VoePass 2283 jatuh dan menewaskan 62 orang di dalamnya di Sao Paulo, Brasil, Jumat pekan lalu. Sekarang, kata-kata terakhir yang diucapkan co-pilot kepada pilot penerbangan nahas itu terungkap.

Penyelidik telah menemukan kotak hitam pesawat, yang berarti bahwa transkrip dari perekam suara penerbangan VoePass tersebut sekarang dapat diakses.

Menurut transkrip, baik pilot maupun co-pilot menyadari penurunan ketinggian yang tajam hanya satu menit sebelum kecelakaan. Demikian dilaporkan stasiun televisi Globo, mengutip sumber investigasi terkait.

Baca Juga: Momen Tragedi Pesawat Tewaskan 62 Orang: Manuver Spiral Kuburan, Terjun 24.000 Kaki Per Menit

Rekaman berdurasi dua jam itu mengungkapkan bahwa co-pilot Humberto de Campos Alencar e Silva bertanya kepada pilot Danilo Santos Romano: "Apa yang terjadi?"

Silva juga mengatakan bahwa pesawat itu membutuhkan "lebih banyak tenaga" untuk menstabilkan pesawat.

Belum diungkap apa jawaban pilot atas pertanyaan co-pilot tersebut.

Pesawat itu membawa 62 orang, terdiri dari 58 penumpang dan empat awak saat jatuh dan meledak hebat di kawasan permukiman Vinhedo di dekat Sao Paulo. Pesawat terbang dari Cascavel di Parana menuju Guarulhos di Sao Paulo saat jatuh.

Kawasan permukiman Vinhedo dihuni lebih dari 80.000 orang dan pemadam kebakaran Sao Paulo bergegas ke kota itu tak lama setelah insiden itu terjadi. Beruntung, tidak ada seorang pun di darat yang terluka.

Menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24, pesawat jenis turboprop ATR-72 itu meninggalkan Cascavel pada pukul 11.56 waktu setempat, dan memberikan sinyal terakhirnya sekitar satu setengah jam kemudian.

Baca Juga: Penyebab Pesawat Jatuh Tewaskan 62 Orang di Brasil: Berputar-putar di Udara karena Mogok

Situs tersebut juga menemukan bahwa pesawat itu terbang pada ketinggian 17.000 kaki sebelum jatuh, dan peringatan "lapisan es yang parah" telah dikirim pada ketinggian antara 12.000 kaki hingga 21.000 kaki.

Menurut laporan Sky News, Jumat (16/8/2024), masalah lapisan es dapat mengurangi daya dorong pesawat, sehingga mengurangi daya angkatnya dan meningkatkan hambatannya—dua hal yang tidak diinginkan terjadi di udara.

Seorang penumpang di dalam pesawat mengirim swafoto kepada orang tuanya sebelum lepas landas, berbagi kekhawatirannya pada "pesawat tua" yang membuatnya merasa takut dengan penerbangan tersebut, sebelum kecelakaan terjadi.

Rekaman video yang dibagikan secara daring menunjukkan pesawat itu turun dengan cepat, bukan dalam posisi menukik tajam, tetapi berputar sepenuhnya di luar kendali sebelum jatuh.

Alasan di balik kecelakaan itu masih belum diketahui, meskipun kotak hitam pesawat telah mengungkap apa yang diucapkan co-pilot sebelum insiden tragis terjadi.

Setelah kecelakaan itu, Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengatakan dalam sebuah video yang disiarkan CNN: "Saya ingin semua orang berdiri sehingga kita dapat mengheningkan cipta selama satu menit karena sebuah pesawat baru saja jatuh di kota Vinhedo, di São Paulo, dengan 58 penumpang dan empat awak dan tampaknya mereka semua tewas."

Direktur operasi VoePass, Marcelo Moura, menyampaikan bahwa meskipun ada peringatan es, pesawat masih dalam kondisi yang dapat diterima.

Maskapai VoePass juga telah memberikan pernyataan atas tragedi tersebut. "Pesawat lepas landas dari Cascavel-PR menuju Bandara Guarulhos, dengan 58 penumpang dan empat awak di dalamnya. VoePass telah mengambil semua langkah untuk mendukung mereka yang terlibat."

"Masih belum ada konfirmasi tentang bagaimana kecelakaan itu terjadi atau situasi terkini orang-orang di dalamnya. Perusahaan memberikan dukungan melalui telepon di 0800 9419712, tersedia 24 jam sehari, memberikan informasi kepada semua penumpang, anggota keluarga, dan karyawannya."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Captain Gema Goeyardi...
Captain Gema Goeyardi Raih Penghargaan MURI, Torehkan Prestasi Dunia di Bidang Penerbangan
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved