5 Fakta Serangan Mendadak Ukraina ke Wilayah Rusia, Salahnya Membangun Zona Penyangga

Kamis, 15 Agustus 2024 - 15:30 WIB
loading...
5 Fakta Serangan Mendadak...
Tentara Ukraina melancarkan serangan ke wilayah Rusia untuk membangun zona penyangga. Foto/AP
A A A
MOSKOW - Selama lebih dari seminggu, pasukan Ukraina telah maju ke wilayah Kursk di Rusia, tepat di utara perbatasan mereka, dalam serangan terluas oleh pasukan Kyiv dalam perang yang telah berlangsung selama dua setengah tahun.

Serangan tersebut telah menunjukkan kelemahan signifikan dalam pertahanan perbatasan Rusia dan mempermalukan Kremlin.

5 Fakta Serangan Mendadak Ukraina ke Wilayah Rusia, Salahnya Membangun Zona Penyangga

1. Melibatkan 10.000 Tentara Ukraina

5 Fakta Serangan Mendadak Ukraina ke Wilayah Rusia, Salahnya Membangun Zona Penyangga

Foto/AP

Serangan mendadak oleh pasukan Ukraina dengan tank dan kendaraan lapis baja lainnya dimulai pada tanggal 6 Agustus dan datang dari beberapa arah ke wilayah Kursk Rusia. Meskipun Rusia telah melihat serangan sebelumnya di wilayahnya dalam perang, serangan Kursk terkenal karena ukurannya, kecepatannya, keterlibatan brigade Ukraina yang tangguh dalam pertempuran, dan lamanya waktu mereka tinggal di dalam Rusia.

Melansir AP, sebanyak 10.000 tentara Ukraina terlibat, menurut analis militer Barat. Ini adalah pertama kalinya pasukan asing menyerbu dan menguasai wilayah tersebut sejak Nazi Jerman melakukannya dalam Perang Dunia II melawan Uni Soviet.

2. Kursk Memiliki Penjagaan yang Longgar

5 Fakta Serangan Mendadak Ukraina ke Wilayah Rusia, Salahnya Membangun Zona Penyangga

Foto/AP

Serangan mengejutkan bulan ini menemui sedikit perlawanan di perbatasan Rusia. Meskipun wilayah Kursk telah menjadi sasaran serangan pesawat tak berawak Ukraina, perbatasan tersebut dijaga relatif longgar, sebagian besar oleh wajib militer yang kurang terlatih dan unit garda nasional. Lebih dari 120.000 penduduk telah dievakuasi, menurut pejabat Rusia.

3. Awalnya AS dan Polandia Tak Tahu Rencana Ukraina

5 Fakta Serangan Mendadak Ukraina ke Wilayah Rusia, Salahnya Membangun Zona Penyangga

Foto/AP

Ukraina menyembunyikan persiapannya untuk serangan itu. Ukraina juga tidak memberi tahu para pendukungnya, seperti AS atau Polandia, tentang rencananya, menurut para pemimpin negara-negara tersebut. Pejabat AS tidak keberatan dengan penggunaan senjata sumbangan Amerika di wilayah Kursk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Dobrak Tradisi, Raja...
Dobrak Tradisi, Raja Charles Ungkap Bayar Tagihan Pajak Rp306 Miliar Setahun
Rekomendasi
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Berita Terkini
7 Pemimpin yang Mengubah...
7 Pemimpin yang Mengubah Dunia, Fatima al Fihri yang Mendirikan Kampus Pertama di Dunia
Iran Buat Senjata yang...
Iran Buat Senjata yang Lebih Canggih selama Perang dengan AS-Israel, Ini Bocorannya
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved