AIM-174B, Rudal Canggih Bisa Lindungi Kapal Induk AS Sekaligus Serang China

Kamis, 15 Agustus 2024 - 12:07 WIB
loading...
A A A

Ketersediaan AIM-174B


Dengan menggunakan SM-6 Raytheon, yang awalnya dirancang untuk peran pertahanan udara yang diluncurkan dari kapal, berarti jalur produksi sudah tersedia. Pendanaan telah dialokasikan untuk lebih dari 100 rudal SM-6 per tahun.

Raytheon menolak berkomentar tentang berapa banyak AIM-174B yang akan diproduksi atau apakah SM-6 yang ada akan dikonversi.

Sejauh ini rudal tersebut hanya ditampilkan pada pesawat F/A-18E/F Super Hornet Angkatan Laut AS, yang dioperasikan oleh militer AS dan Australia.

Amerika Serikat melihat Australia sebagai sekutu penting dan lokasi untuk memproyeksikan kekuatan ke Laut China Selatan, dan menginvestasikan ratusan juta dolar dalam infrastruktur militer di sana.

Kementerian Pertahanan Australia mengatakan bahwa pihaknya bekerja sama erat dengan AS untuk memahami opsi kemampuan yang tersedia untuk pertimbangan Australia.

Departemen Pertahanan AS merujuk pertanyaan tentang AIM-174B ke Angkatan Laut AS.

Angkatan Laut AS mengatakan rudal itu diterapkan secara operasional tetapi menolak berkomentar apakah akan dipasok ke sekutu, apakah akan diintegrasikan ke pesawat lain, dan berapa banyak AIM-174B yang diinginkan setiap tahun.

Fleksibilitas SM-6, yang juga telah digunakan untuk menyerang kapal, target darat, dan rudal, membuka kemungkinan di luar AIM-174B, kata Peter Layton, pakar pertahanan dan penerbangan di Griffith Asia Institute.

Misalnya, jika dilengkapi dengan pencari antiradar, rudal itu dapat menyerang dan mengganggu baterai rudal permukaan-ke-udara dari jarak yang sangat jauh.

Namun, untuk saat ini, menambahkan AIM-174B ke gudang senjata Angkatan Laut AS, meskipun belum dalam jumlah besar, mengubah kalkulus konflik regional, kata analis teknis senior itu.

"Jika ini cukup untuk mendorong pesawat (bernilai tinggi China) mundur, maka Anda tidak perlu banyak," imbuh analis tersebut.

"Karena ancaman tersebut telah menyebabkan musuh mengubah perilaku mereka. Hal itu membuat skenario Laut China Selatan menjadi lebih mudah."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
AS Ketar-ketir dengan...
AS Ketar-ketir dengan Senjata Nuklir China usai Kapal Selam Beijing Tembakkan Rudal Antarbenua
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Kylian Mbappe Balas...
Kylian Mbappe Balas Ejekan Rasis Anggota Parlemen Paraguay: Wanita Hina!
Rekomendasi
Polisi Tetapkan 32 Tersangka...
Polisi Tetapkan 32 Tersangka Kasus Dugaan Haji Ilegal, Kerugian Rp116 Miliar
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Berita Terkini
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved