Siapa Korbein Schultz? Prajurit AS yang Mengaku Bersalah Menjual Informasi Rahasia ke China

Rabu, 14 Agustus 2024 - 18:45 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Serangan Iran ke Israel Akan Berbeda Dibandingkan Sebelumnya, Seperti Apa Kejutannya?

2. Memiliki Izin untuk Mengakses Rahasia Tingkat Tinggi

Dakwaan tersebut menuduh bahwa Schultz — yang memiliki izin keamanan rahasia tingkat tinggi — berkonspirasi dengan seseorang yang diidentifikasi hanya sebagai "Konspirator A" untuk mengungkapkan berbagai dokumen, foto, dan materi pertahanan nasional lainnya sejak Juni 2022. Dakwaan tersebut mengatakan bahwa Schultz direkrut oleh orang tersebut bukan hanya karena izin keamanannya tetapi juga karena ia ditugaskan untuk mengumpulkan informasi militer AS yang sensitif.

Beberapa informasi yang diduga diberikan Schultz kepada orang tersebut termasuk informasi yang terkait dengan sistem senjata roket, rudal, dan artileri, termasuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi; peralatan hipersonik; taktik untuk melawan pesawat nirawak; satelit militer AS; studi tentang perkembangan masa depan pasukan militer AS; dan studi tentang latihan militer dan operasi di negara-negara besar seperti China.

3. Menyerahkan Dokumen Rahasia kepada Orang yang Tinggal di Hong Kong

Dakwaan tersebut menyatakan bahwa Schultz awalnya diminta untuk memberikan dokumen yang merinci pelajaran yang dapat dipelajari dari perang Rusia dengan Ukraina dan bagaimana pelajaran tersebut dapat diterapkan kepada AS dalam membantu Taiwan jika terjadi serangan. Schultz dibayar USD200 untuk informasi tersebut, yang kemudian mendorong Konspirator A untuk meminta "kemitraan jangka panjang."



Konspirator A, yang digambarkan dalam dakwaan sebagai warga negara asing yang mengaku tinggal di Hong Kong, kemudian menyarankan bahwa Schultz dapat memperoleh lebih banyak uang jika ia menyerahkan materi "khusus internal" daripada dokumen yang tidak dirahasiakan.

Sersan Schultz, yang memegang izin keamanan untuk mengakses informasi rahasia, berkonspirasi untuk mengumpulkan data dengan seseorang yang ia yakini tinggal di Hong Kong, menurut dokumen pengadilan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Cerita PM Jepang Takaichi...
Cerita PM Jepang Takaichi Tetap Cuci Baju hingga Nyetrika, Tidur Cuma 0-3 Jam Sehari
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved