Operasi Mossad Israel Gagal di Negara Arab, Militer AS Marah

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 10:47 WIB
Operasi Mossad Israel...
Operasi Mossad Israel Gagal di Negara Arab, Militer AS Marah
A A A
TEL AVIV - Angkatan Darat militer Amerika Serikat (AS) marah dengan badan intelijen Israel, Mossad, atas kegagalan operasinya di Negara Arab. Sumber-sumber politik dan militer di Tel Aviv mengungkap ketegangan antara militer Washington dan badan mata-mata Zionis tersebut.

Mengutip surat kabar Arab Saudi yang berbasis di London, Asharq Al-Awsat, Jumat (30/8/2019), seorang pejabat tinggi di pasukan Israel mengatakan Mossad gagal karena tidak mengoordinasikan operasinya dengan pasukan AS yang dikerahkan di negara itu. Operasi yang gagal itu diduga terjadi di Irak.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada hari Selasa lalu oleh Amir Oren, seorang penulis untuk Walla News, militer Israel takut akan kemunduran dalam hubungan dekat dengan mitranya dari Amerika dan Pentagon.

Beberapa tanda pertama dari masalah muncul baru-baru ini dan hal itu telah memengaruhi hubungan antara militer Israel dan direktur Mossad Yossi Cohen.

Seorang pejabat di militer Tel Aviv menuduh Mossad memiliki cacat dalam kinerjanya yang membahayakan hubungan sensitif dengan Badan Keamanan Nasional (NSA) di Washington dan wilayah tersebut.

Oren berbicara tentang ketegangan "tersembunyi" antara tentara Israel dan Mossad mengenai kontak utama dengan agen-agen keamanan Amerika dan pertikaian baru-baru ini dengan AS memperburuk hubungan mereka.

Kontak harian dilakukan melalui tentara Israel—yaitu oleh departemen operasi dan perencanaan—dengan atase militer di Washington. Sedangkan Mossad menjalankan komunikasi melalui direkturnya dengan utusan CIA di Tel Aviv, dan juga melalui kepala Misi Mossad di Kedutaan Besar Israel di Washington dengan Koordinator Kegiatan Pemerintah di Wilayah (COGAT) di markas CIA. Kadang-kadang, kontak langsung dilakukan antara Cohen dan Direktur CIA Gina Haspel.

Oren menambahkan bahwa masalah koordinasi Israel-Amerika diangkat setelah tentara Israel melakukan operasi di wilayah operasi Komando Pusat AS.

Hal itu dapat dipahami sebagai isyarat keterlibatan Israel dalam ledakan terbaru yang terjadi di Irak dan yang menargetkan posisi Pasukan Mobilisasi Populer (PMF), kelompok milisi Syiah Irak pro-Iran.

Komando Pusat AS sangat kritis dalam pelanggaran kedaulatan negara di wilayah operasinya, yang tidak berbatasan dengan Israel.

Operasi Mossad, karenanya, membuat marah Pentagon dan telah menolak semua alasan dan permintaan maaf.

Ketegangan ini bertepatan dengan debat lain antara Tel Aviv dan Washington tentang hubungan Amerika-Iran.

Sumber lain di Tel Aviv mengatakan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sangat prihatin dengan tanda-tanda bahwa Presiden AS Donald Trump siap untuk membuka babak baru dalam hubungan dengan Iran dan meninggalkan kebijakan garis keras yang diadopsi oleh Netanyahu.

Kekhawatiran ini meningkat pada hari Senin ketika Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan rencana untuk mengadakan pertemuan puncak antara Trump dan Presiden Iran Hassan Rouhani.
(mas)
Berita Terkait
Netanyahu Desak Trump...
Netanyahu Desak Trump Serang Iran setelah Kalah Pemilu Presiden Amerika Serikat
John Bolton: Trump Siap...
John Bolton: Trump Siap Dukung Israel Bombardir Iran
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Dewan Keamanan Nasional...
Dewan Keamanan Nasional Ungkap Nama-Nama Pembunuh Utama Rakyat Iran
Trump Damprat Netanyahu:...
Trump Damprat Netanyahu: 'Kau Benar-benar Gila, Kau Sudah Dipenjara Kalau Bukan karena Aku'
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
3 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
3 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
4 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
6 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
7 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved