5 Fakta Serangan Israel ke Sekolah Al-Tabiien, dari Bom Seberat 907 Kg hingga Mayat yang Tercabik-cabik

Senin, 12 Agustus 2024 - 23:55 WIB
loading...
5 Fakta Serangan Israel...
Tiga bom dengan berat 907 kg dijatuhkan Israel ke Sekolah Al Tabiien saat ratusan warga Palestina sedang salat Subuh. Foto/AP
A A A
GAZA - Serangan udara Israel menghantam sekolah yang diubah menjadi tempat perlindungan di Gaza Sabtu (10/8/2024), menewaskan sekitar 100 orang dan melukai hampir 50 lainnya. Itu menjadi salah satu serangan paling mematikan dalam perang Israel-Hamas selama 10 bulan.

Seorang saksi mata mengatakan serangan itu terjadi saat salat di sebuah masjid di gedung tersebut. Itu adalah yang terbaru dari apa yang disebut kantor hak asasi manusia PBB sebagai "serangan sistematis terhadap sekolah" oleh Israel, dengan sedikitnya 21 serangan sejak 4 Juli yang menewaskan ratusan orang, termasuk wanita dan anak-anak. "Bagi banyak orang, sekolah adalah pilihan terakhir untuk mencari tempat berlindung," katanya setelah serangan hari Sabtu.

5 Fakta Serangan Israel ke Sekolah Al-Tabiien, dari Bom Seberat 907 Kg hingga Mayat yang Tercabik-cabik

1. Menewaskan Lebih dari 100 Orang

5 Fakta Serangan Israel ke Sekolah Al-Tabiien, dari Bom Seberat 907 Kg hingga Mayat yang Tercabik-cabik

Foto/AP

Melansir Al Jazeera, Pertahanan Sipil Palestina di Gaza mengatakan lebih dari 100 warga Palestina tewas dan puluhan lainnya terluka pada hari Sabtu ketika Israel melancarkan serangan terhadap Sekolah al-Tabin di Kota Gaza.

Sekolah tersebut – yang kedelapan menjadi sasaran Israel dalam beberapa minggu terakhir – digunakan sebagai tempat berlindung oleh warga Palestina yang telah mengungsi akibat pertempuran dan kehancuran di Gaza.

2. Israel Menjatuhkan 3 Bom dengan Berat 907 kg

5 Fakta Serangan Israel ke Sekolah Al-Tabiien, dari Bom Seberat 907 Kg hingga Mayat yang Tercabik-cabik

Foto/AP

Kepala Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan kepada Al Jazeera bahwa tentara Israel menggunakan tiga bom seberat masing-masing 2.000 pon (907 kg) dalam serangannya.

Ia mengatakan Israel menyadari bahwa ada orang-orang terlantar yang berlindung di dalam sekolah tersebut.

Militer Israel mengatakan angkatan udaranya menyerang "pusat komando dan kendali" yang "berfungsi sebagai tempat persembunyian bagi pejuang dan komandan [kelompok Palestina] Hamas".

“Setiap hari warga sipil terus menanggung beban konflik ini di tengah kengerian, pengungsian, dan penderitaan yang tak berkesudahan. Biaya nyawa akibat perang ini terbukti dari hari ke hari saat kita menyaksikan serangan dahsyat lainnya di sebuah sekolah yang menampung ribuan warga Palestina yang mengungsi, dengan puluhan korban jiwa,” katanya dalam sebuah pernyataan.

Memperhatikan upaya yang sedang berlangsung untuk menuntaskan kesepakatan gencatan senjata, pernyataan itu ditutup dengan menegaskan bahwa “akhir dari mimpi buruk ini sudah lama tertunda”.

3. Memaksa Ribuan Warga untuk Kembali Mengungsi

5 Fakta Serangan Israel ke Sekolah Al-Tabiien, dari Bom Seberat 907 Kg hingga Mayat yang Tercabik-cabik

Foto/AP

Puluhan ribu orang meninggalkan rumah dan tempat penampungan mereka semalam, menuju ke barat menuju al-Mawasi dan ke utara menuju Deir el-Balah, tempat-tempat yang sudah penuh sesak dengan ratusan ribu orang yang mengungsi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
Perang Berpotensi Meluas,...
Perang Berpotensi Meluas, Inggris Siap-Siap Hadapi Serangan Iran
Rekomendasi
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved