alexametrics

Iran: Kami Memiliki Rudal Sangat Akurat yang Belum Dipublikasikan

loading...
Iran: Kami Memiliki Rudal Sangat Akurat yang Belum Dipublikasikan
Sistem pertahanan rudal Bavar-373 Iran yang dibuat sendiri. Senjata yang diklaim pesaing sistem rudal S-300 Rusia dan Patriot AS ini dipamerkan di Teheran, Kamis (22/8/2019). Foto/Kantor Kepresidenan Iran
A+ A-
TEHERAN - Iran telah menghasilkan rudal yang sangat akurat yang belum dipublikasikan. Demikian disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Jenderal Qassem Taqizadeh pada hari Jumat.

Taqizadeh tidak memberikan rincian tentang senjata tersebut.

Komentar itu muncul sehari setelah militer rezim para Mullah mamamerkan sistem pertahanan rudal buatan sendiri, Bavar-373. Senjata pertahanan itu diklaim sebagai rival sistem rudal S-300 Rusia dan sistem rudal Patriot Amerika Serikat (AS).



AS dan Iran hingga kini masih bersitegang. Ketegangan mulai memanas setelah Presiden AS Donald Trump pada tahun lalu menarik Washington keluar dari perjanjian internasional tahun 2015 tentang program nuklir Iran. Langkah itu diikuti dengan penjatuhan sanksi keras terhadap Teheran untuk mengekang pengembangan rudal balistik dan dukungan kepada proksi Iran di Suriah, Yaman, Lebanon, dan Irak.

"Hari ini kami memiliki rudal yang sangat akurat yang belum dipublikasikan," kata Taqizadeh, sebagaimana dikutip kantor berita Fars.

Iran telah menembak jatuh pesawat nirawak mata-mata canggih militer AS, RQ-4 Global Hawk, di atas Teluk Persia dengan rudal darat-ke-udara pada Juni lalu. Penembakan pesawat nirawak itu hampir memicu konflik militer langsung dengan Amerika Serikat.

Republik Islam Iran mengatakan pesawat tak berawak itu berada di atas wilayahnya, tetapi Amerika Serikat mengatakan pesawatnya berada di wilayah udara internasional.

"Orang-orang Amerika tahu betul bahwa kami tidak harus pergi ke New York dan menghadapi mereka," kata Taqizadeh. "Hari ini ada puluhan ribu orang Amerika di wilayah ini dan karena itu Pemimpin Tertinggi mengatakan bahwa mereka tidak akan berperang dengan kami," ujarnya mengacu pada Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak