AS Segera Cabut Larangan Penjualan Senjata Mematikan ke Arab Saudi
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 18:10 WIB
loading...
AS segera mencabut larangan penjualan senjata mematikan ke Arab Saudi. Foto/AP
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Joe Biden telah memutuskan untuk mencabut larangan penjualan senjata ofensif AS ke Arab Saudi.
Itu membalikkan kebijakan tiga tahun lalu untuk menekan kerajaan agar mengakhiri perang Yaman. Departemen Luar Negeri mencabut penangguhannya atas transfer amunisi udara-ke-darat tertentu ke Arab Saudi, seorang pejabat senior departemen mengonfirmasi.
"Kami akan mempertimbangkan transfer baru berdasarkan kasus per kasus yang sesuai dengan Kebijakan Transfer Senjata Konvensional," kata pejabat itu, dilansir Reuters.
Reuters adalah yang pertama melaporkan keputusan tersebut sebelumnya, mengutip lima sumber.
Pemerintah memberi pengarahan kepada Kongres minggu ini tentang keputusannya untuk mencabut larangan tersebut, kata seorang ajudan kongres. Satu sumber mengatakan penjualan dapat dilanjutkan paling cepat minggu depan. Pemerintah AS bergerak maju pada Jumat sore dengan pemberitahuan tentang penjualan, kata seseorang yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.
"Saudi telah memenuhi bagian mereka dari kesepakatan, dan kami siap untuk memenuhi bagian kami," kata seorang pejabat senior pemerintahan Biden.
Itu membalikkan kebijakan tiga tahun lalu untuk menekan kerajaan agar mengakhiri perang Yaman. Departemen Luar Negeri mencabut penangguhannya atas transfer amunisi udara-ke-darat tertentu ke Arab Saudi, seorang pejabat senior departemen mengonfirmasi.
"Kami akan mempertimbangkan transfer baru berdasarkan kasus per kasus yang sesuai dengan Kebijakan Transfer Senjata Konvensional," kata pejabat itu, dilansir Reuters.
Reuters adalah yang pertama melaporkan keputusan tersebut sebelumnya, mengutip lima sumber.
Pemerintah memberi pengarahan kepada Kongres minggu ini tentang keputusannya untuk mencabut larangan tersebut, kata seorang ajudan kongres. Satu sumber mengatakan penjualan dapat dilanjutkan paling cepat minggu depan. Pemerintah AS bergerak maju pada Jumat sore dengan pemberitahuan tentang penjualan, kata seseorang yang diberi pengarahan tentang masalah tersebut.
"Saudi telah memenuhi bagian mereka dari kesepakatan, dan kami siap untuk memenuhi bagian kami," kata seorang pejabat senior pemerintahan Biden.
Lihat Juga :