Iran Perkuat Angkatan Laut dengan Rudal Antikapal yang Tak Bisa Dilacak

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 10:45 WIB
loading...
Iran Perkuat Angkatan...
Kapal perang Angkatan Laut Iran menembakkan rudal Nasr selama latihan militer di Teluk Persia, pada 11 September 2020. Foto/EPA-EFE/KANTOR MILITER IRAN
A A A
TEHERAN - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah memperkuat persenjataannya dengan rudal jelajah antikapal berdaya ledak tinggi yang tidak dapat dilacak.

Kantor berita Iran Tasnim melaporkan perkembangan itu pada hari Jumat (9/8/2024).

“Rudal jelajah antikapal dengan kemampuan baru, termasuk hulu ledak berdaya ledak tinggi, telah mulai beroperasi dengan angkatan laut IRGC atas perintah Panglima Tertinggi IRGC Hossein Salami,” ungkap laporan kantor berita tersebut, mengutip angkatan laut.

Iran dilaporkan bersiap menyerang Israel segera setelah pemimpin politik gerakan Palestina Hamas Ismail Haniyeh terbunuh oleh serangan Israel di Teheran pekan lalu.

Haniyeh berada di Teheran untuk menghadiri pelantikan presiden baru Iran. Gerakan tersebut menyalahkan Israel dan Amerika Serikat (AS) atas kematian Haniyeh dan mengatakan serangan itu tidak akan dibiarkan begitu saja.

IRGC berjanji melakukan serangan balasan pada waktu dan tempat yang tepat. Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Amir Saeid Iravani, juga mengatakan Iran berhak menanggapi kematian Haniyeh jika dianggap perlu.

Baca juga: 61 Orang Tewas dalam Kecelakaan Pesawat di Sao Paulo, Brasil
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved