Presiden Iran Disebut Memohon kepada Khamenei Tak Perang Lawan Israel

Kamis, 08 Agustus 2024 - 13:13 WIB
loading...
A A A
Permohonan pribadi presiden untuk menahan diri itu kontras dengan pernyataan publiknya yang menegaskan hak Iran untuk menanggapi pembunuhan Haniyeh oleh Israel, meskipun dia sebagian besar menghindari penggunaan bahasa yang menghasut dan bahkan mengatakan kepada para pemimpin dunia bahwa Teheran tidak menginginkan eskalasi.

Dalam komentarnya pada hari Rabu, Pezeshkian menjelaskan bahwa dia tidak akan mempertanyakan kebijakan yang ditentukan oleh Pemimpin Tertinggi Iran di depan umum dan dalam pertemuannya dengan pejabat asing.

"Pada upacara pelantikan dan pengambilan sumpah, saya diminta untuk berbicara tentang masalah negara, tetapi pemerintahan keempat belas tidak mengizinkan dirinya untuk mengkritik Iran di depan negara lain," paparnya.

Pezeshkian mengatakan dalam pertemuan hari Senin dengan pejabat tinggi keamanan Rusia Sergei Shoigu bahwa Iran sama sekali tidak berusaha memperluas cakupan krisis di kawasan Timur Tengah."Tetapi rezim tersebut pasti akan menerima respons atas kejahatan dan kesombongannya," katanya.

Shoigu mengunjungi Teheran untuk menyampaikan pesan de-eskalasi Presiden Vladimir Putin kepada otoritas Iran.

Presiden Iran juga mengatakan kepada koleganya dari Prancis, Emmanuel Macron, pada hari Rabu: "Iran berhak memberikan respons yang tepat" atas pembunuhan Ismail Haniyeh oleh Israel, tanpa mengulangi pernyataan keras dari Pemimpin Tertinggi Republik Islam dan otoritas militer.

Dalam pertemuannya baru-baru ini dengan Khamenei, presiden yang baru terpilih itu menekankan pentingnya kepercayaan warga negara terhadap perwakilan terpilih mereka, dengan menyoroti rendahnya jumlah pemilih dalam pemilihan presiden baru-baru ini sebagai indikator ketidakpercayaan yang mengakar, kata sumber-sumber tersebut kepada Iran International.

Pemilihan presiden Iran tahun 2024—yang diadakan hampir setahun lebih awal, setelah Presiden Ebrahim Raisi meninggal dalam kecelakaan helikopter pada bulan Mei—menyaksikan tingkat partisipasi pemilih terendah dalam sejarah Republik Islam Iran.

Lebih dari 16 juta orang memilih Pezeshkian, menurut angka resmi, banyak di antaranya berharap untuk mencegah kelompok garis keras memimpin ketiga cabang pemerintahan, meskipun Pezeshkian sendiri mengumumkan bahwa dia akan melaksanakan kebijakan yang ditentukan oleh Ali Khamenei.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Nonton Latihan Pestapora...
Nonton Latihan Pestapora Makassar Lebih Murah Pakai BRImo, Begini Cara Dapat Promonya!
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved