Takut dengan Rudal Iran, Israel Siap Operasikan Rumah Sakit Bawah Tanah
Rabu, 07 Agustus 2024 - 15:25 WIB
loading...
A
A
A
Namun di Balai Kota Haifa, wali kota mengaku tidak bisa tidur sepanjang malam. Yono Yahav berusia delapan puluhan dan beban tanggung jawab menutupi matanya. Ia juga memimpin kota tersebut selama perang tahun 2006.
"Saya sangat sedih karenanya," katanya. "Timur Tengah terpecah belah. Para pemimpin hanya peduli dengan kehancuran, pembunuhan, dan peperangan, bukan pembangunan."
Haifa adalah apa yang disebut "kota campuran"; tempat tinggal sejumlah besar orang Arab Israel yang hidup berdampingan dengan orang Yahudi Israel. Tn. Yahav mengatakan bahwa Haifa adalah komunitas yang damai, yang membuat konflik saat ini semakin menyakitkan.
Perdamaian, tegasnya, masih mungkin terjadi. Dan diplomasi internasional terus berlanjut bahkan saat para dokter Haifa menyiapkan rumah sakit benteng mereka. Masih ada harapan, mungkin, mereka tidak akan pernah harus menggunakannya.
"Saya sangat sedih karenanya," katanya. "Timur Tengah terpecah belah. Para pemimpin hanya peduli dengan kehancuran, pembunuhan, dan peperangan, bukan pembangunan."
Haifa adalah apa yang disebut "kota campuran"; tempat tinggal sejumlah besar orang Arab Israel yang hidup berdampingan dengan orang Yahudi Israel. Tn. Yahav mengatakan bahwa Haifa adalah komunitas yang damai, yang membuat konflik saat ini semakin menyakitkan.
Perdamaian, tegasnya, masih mungkin terjadi. Dan diplomasi internasional terus berlanjut bahkan saat para dokter Haifa menyiapkan rumah sakit benteng mereka. Masih ada harapan, mungkin, mereka tidak akan pernah harus menggunakannya.
(ahm)
Lihat Juga :