Bom Nuklir Little Boy AS Meluluhlantakkan Hiroshima 79 Tahun Lalu, Membunuh 140.000 Orang

Selasa, 06 Agustus 2024 - 10:53 WIB
loading...
A A A
Kedutaan Besar Palestina juga mengecam Hiroshima karena tidak mengundang Palestina ke upacara tersebut.

Dalam deklarasi tersebut, Wali Kota Matsui juga mendesak semua pemimpin dunia untuk mengunjungi Hiroshima dengan harapan bahwa mereka akan "memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bom atom" dan mengeluarkan seruan yang kuat untuk penghapusan senjata nuklir.

Selain itu, Matsui dalam pidatonya menyesalkan kegagalan Konferensi Peninjauan Perjanjian Nonproliferasi Nuklir untuk mengadopsi dokumen akhir untuk kedua kalinya berturut-turut, dengan mengatakan kebuntuan tersebut "mengungkapkan kenyataan pahit, yaitu, perbedaan besar antarnegara berkenaan dengan senjata nuklir."

Tiga hari setelah bom nuklir Little Boy menghancurkan Hiroshima, bom nuklir kedua AS dijatuhkan di Nagasaki.

Jepang menyerah kepada pasukan Sekutu enam hari kemudian, menandai berakhirnya Perang Dunia II.

Jumlah gabungan korban selamat yang diakui secara resmi dari dua serangan nuklir, yang dikenal sebagai hibakusha, mencapai 106.825 orang hingga Maret tahun ini, turun 6.824 dari tahun sebelumnya, menurut Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan Jepang. Usia rata-rata mereka melebihi 85 tahun.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Sesumbar Siap Fasilitasi...
AS Sesumbar Siap Fasilitasi Iran jika Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026
AS dan Iran Kembali...
AS dan Iran Kembali Saling Serang Pasca-Tandatangani Perjanjian Damai
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Mengintip Kunci Sukses...
Mengintip Kunci Sukses Anas Fikry dan Risky Adelia Regina Putri: Padukan Kehangatan Keluarga dan Aksi Sosial
Ducati Kenalkan Panigale...
Ducati Kenalkan Panigale V4 Márquez 2025 World Champion Replica
Sinara Fest 2026 NTB...
Sinara Fest 2026 NTB Wujud Dukungan BPDP Terhadap Ketahanan Pangan dan UMKM
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved