Kerusuhan Meluas di Bangladesh, Sedikitnya 27 Demonstran Tewas

Minggu, 04 Agustus 2024 - 19:45 WIB
loading...
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan di Bangladesh kembali pecah dan menewaskan sedikitnya 27 demonstran. Foto/EPA
A A A
DHAKA - Sedikitnya 27 orang tewas dan puluhan lainnya cedera dalam bentrokan di Bangladesh pada Minggu (4/8/2024), saat polisi menembakkan gas air mata dan melemparkan granat kejut untuk membubarkan puluhan ribu pengunjuk rasa yang menuntut Perdana Menteri Sheikh Hasina mengundurkan diri.

Kementerian dalam negeri mengumumkan jam malam nasional tanpa batas waktu mulai pukul 6 sore pada hari Minggu, pertama kalinya mereka mengambil langkah seperti itu selama protes saat ini yang dimulai bulan lalu.

Kerusuhan, yang telah mendorong pemerintah untuk menutup layanan internet, adalah ujian terbesarnya sejak protes mematikan meletus setelah Hasina memenangkan masa jabatan keempat berturut-turut dalam pemilihan bulan Januari yang diboikot oleh oposisi utama Partai Nasionalis Bangladesh.

Melansir Reuters, pengkritik Hasina, bersama dengan kelompok-kelompok hak asasi manusia, telah menuduh pemerintahnya menggunakan kekuatan berlebihan untuk membasmi gerakan tersebut, tuduhan yang dibantahnya dan para menterinya.

Para demonstran memblokir jalan raya utama pada hari Minggu saat para mahasiswa yang berunjuk rasa meluncurkan program non-kerjasama untuk mendesak pengunduran diri pemerintah, dan kekerasan menyebar ke seluruh negeri.

"Mereka yang berunjuk rasa di jalan saat ini bukanlah mahasiswa, tetapi teroris yang ingin mengacaukan negara," kata Hasina setelah rapat panel keamanan nasional. "Saya mengimbau kepada warga negara kita untuk menekan para teroris ini dengan tangan besi."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Menteri Bangladesh Selamatkan...
Menteri Bangladesh Selamatkan 'Donald Trump' dari Penyembelihan di Hari Raya Iduladha
BNP Menang Pemilu Bangladesh,...
BNP Menang Pemilu Bangladesh, Raih 209 dari 297 Kursi
Dubes LBBP RI Listyowati...
Dubes LBBP RI Listyowati Serahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Bangladesh
Kongres Pemuda Islam...
Kongres Pemuda Islam Bangladesh, PP KAMMI Komitmen Tingkatkan Kualitas Generasi Muda
Ledakan Dahsyat Runtuhkan...
Ledakan Dahsyat Runtuhkan Terowongan di India, Tewaskan 12 Pekerja
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved