Imam Masjid Al Aqsa: Umat Muslim Tidak Dapat Salat dengan Bebas di Bawah Penjajahan Israel
Minggu, 04 Agustus 2024 - 19:05 WIB
loading...
Imam Masjid AL Aqsa menyatakan umat Muslim tidak bisa salat dengan bebas di bawah penjajahan Israel. Foto/EPA
A
A
A
GAZA - Iman Masjid Al-Aq sa Sheikh Ekrima Sabri mengatakan pada hari Sabtu bahwa umat Muslim tidak dapat salat dengan bebas di bawah pendudukan Israel.
Sabri dibebaskan oleh otoritas Israel pada hari Jumat setelah ditahan selama beberapa jam dan diperintahkan untuk dideportasi dari masjid.
Sebelumnya pada hari Jumat, ia ditangkap oleh polisi Israel karena berkabung dan memberikan penghormatan terakhir kepada kepala politik Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh.
"Umat Muslim tidak dapat dengan bebas melaksanakan salat di bawah pendudukan Israel, dan orang-orang menjadi sasaran tekanan sewenang-wenang terkait ekspresi pendapat mereka," kata Sheikh Sabri kepada Anadolu.
Sheikh Sabri mengatakan bahwa ia memberi tahu otoritas Israel bahwa ia tidak melanggar hukum dan bahwa slogan-slogan yang diteriakkan oleh umat Muslim hanyalah ekspresi sentimen keagamaan mereka.
Sabri dibebaskan oleh otoritas Israel pada hari Jumat setelah ditahan selama beberapa jam dan diperintahkan untuk dideportasi dari masjid.
Sebelumnya pada hari Jumat, ia ditangkap oleh polisi Israel karena berkabung dan memberikan penghormatan terakhir kepada kepala politik Hamas yang terbunuh, Ismail Haniyeh.
"Umat Muslim tidak dapat dengan bebas melaksanakan salat di bawah pendudukan Israel, dan orang-orang menjadi sasaran tekanan sewenang-wenang terkait ekspresi pendapat mereka," kata Sheikh Sabri kepada Anadolu.
Sheikh Sabri mengatakan bahwa ia memberi tahu otoritas Israel bahwa ia tidak melanggar hukum dan bahwa slogan-slogan yang diteriakkan oleh umat Muslim hanyalah ekspresi sentimen keagamaan mereka.
Lihat Juga :