Ayatollah Ali Khamenei Perintahkan Iran Serang Israel

Kamis, 01 Agustus 2024 - 21:51 WIB
loading...
Ayatollah Ali Khamenei...
Iran akan menyerang Israel sebagai reaksi atas pembunuhan Ismail Haniyeh. Foto/EPA
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei telah memerintahkan serangan langsung terhadap Israel sebagai balasan atas pembunuhan kepala politik Hamas Ismail Haniyeh di Teheran awal minggu ini. Demikian dilaporkan The New York Times (NYT).

Khamenei dilaporkan memberikan instruksi tersebut setelah mengadakan pertemuan darurat dengan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada hari Rabu pagi setelah serangan rudal tersebut, kata surat kabar tersebut, mengutip tiga pejabat Iran yang berbicara dengan syarat anonim.

Haniyeh berada di ibu kota Iran untuk pelantikan Presiden baru, Masoud Pezeshkian, ketika sebuah rudal menghantam tempat tinggalnya pada hari Rabu, menewaskan dia dan salah seorang pengawalnya.

"Kami menganggap sudah menjadi kewajiban kami untuk membalas dendam," kata pemimpin tertinggi Iran dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu. Khamenei mengecam Israel karena menyerang Haniyeh saat ia menjadi "tamu terhormat di rumah kami."

Negara Yahudi tersebut tidak membenarkan atau membantah berada di balik pembunuhan tersebut.

Israel telah bersumpah untuk menyingkirkan Haniyeh dan tokoh-tokoh lain dalam kepemimpinan Hamas setelah serangan kelompok militan tersebut pada tanggal 7 Oktober, yang menewaskan sekitar 1.200 warga Israel dan menyebabkan lebih dari 250 orang disandera. Sejak saat itu, kampanye militer Israel telah menewaskan lebih dari 39.000 warga Palestina di daerah kantong yang dikepung tersebut, menurut otoritas kesehatan setempat, yang menyebabkan ketegangan hebat dengan Iran.

Baca Juga: Anggota Hamas: Tidak Ada Konfirmasi atas Klaim Israel tentang Pembunuhan Mohammed Deif

Pada bulan April, Israel menyerang kompleks kedutaan besar Iran di Suriah dan Iran meluncurkan ratusan rudal dan pesawat nirawak dalam serangan balasan langsung terhadap Israel, yang mendorong AS dan kekuatan lain untuk memobilisasi pasukan udara dan laut untuk membantu pertahanan udara Israel.

"Tidak jelas seberapa kuat Iran akan menanggapi" serangan hari Rabu di Teheran yang menewaskan Haniyeh, tulis NYT.

"Komandan militer Iran sedang mempertimbangkan serangan gabungan lain berupa pesawat nirawak dan rudal terhadap target militer di sekitar Tel Aviv dan Haifa, tetapi akan berusaha menghindari serangan terhadap target sipil," kata pejabat Iran seperti dikutip NYT.

Pilihan lain adalah "serangan terkoordinasi dari Iran dan front lain tempat Iran memiliki pasukan sekutu, termasuk Yaman, Suriah, dan Irak, untuk efek yang maksimal," menurut sumber surat kabar tersebut.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
Berita Terkini
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved