Ukraina dan Indonesia Perkuat Kerja Sama Bilateral di Tengah Pandemi
Selasa, 25 Agustus 2020 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Indonesia mendukung Resolusi Majelis Umum PBB “Integritas Wilayah Ukraina” yang menegaskan integritas wilayah Ukraina dalam perbatasan yang diakui secara internasional dan menggarisbawahi ketidakabsahan referendum Krimea 2014.
“Ini sangat penting bagi negara kami mengingat agresi hibrida Rusia yang terus berlangsung,” ujar pernyataan Kedubes Ukraina.
Kerja sama perdagangan dan ekonomi selalu menjadi elemen utama dalam hubungan bilateral Ukraina-Indonesia.
Terlepas dari situasi ekonomi dunia, perlu dicatat bahwa Indonesia tetap menjadi mitra dagang terbesar Ukraina di Asia Tenggara, dan menurut statistik Indonesia, omset perdagangan bilateral mencapai USD370 juta pada paruh pertama tahun ini.
Ekspor utama Ukraina ke Indonesia adalah gandum dan impor utama adalah minyak sawit.
Sebagai salah satu produsen dan pengekspor produk dan komoditas pertanian terbesar di dunia, Ukraina dapat menawarkan dukungan dan berkontribusi dalam peningkatan ketahanan pangan Indonesia dengan menyediakan pasokan pangan jangka panjang yang stabil dan dapat diandalkan.
“Selain bidang pertanian, kami melihat kerja sama yang meningkat di bidang infrastruktur, energi, ekonomi digital dan teknik-militer,” ungkap Kedubes Ukraina.
“Dalam rangka mendukung dan meningkatkan tren positif kerjasama ekonomi antara Ukraina dan Indonesia, kami sedang mempertimbangkan untuk melakukan negosiasi Preferential Trade Agreement antara negara kita yang akan membawa hubungan bilateral ke jenjang selanjutnya,” papar Kedubes Ukraina.
“Ini sangat penting bagi negara kami mengingat agresi hibrida Rusia yang terus berlangsung,” ujar pernyataan Kedubes Ukraina.
Kerja sama perdagangan dan ekonomi selalu menjadi elemen utama dalam hubungan bilateral Ukraina-Indonesia.
Terlepas dari situasi ekonomi dunia, perlu dicatat bahwa Indonesia tetap menjadi mitra dagang terbesar Ukraina di Asia Tenggara, dan menurut statistik Indonesia, omset perdagangan bilateral mencapai USD370 juta pada paruh pertama tahun ini.
Ekspor utama Ukraina ke Indonesia adalah gandum dan impor utama adalah minyak sawit.
Sebagai salah satu produsen dan pengekspor produk dan komoditas pertanian terbesar di dunia, Ukraina dapat menawarkan dukungan dan berkontribusi dalam peningkatan ketahanan pangan Indonesia dengan menyediakan pasokan pangan jangka panjang yang stabil dan dapat diandalkan.
“Selain bidang pertanian, kami melihat kerja sama yang meningkat di bidang infrastruktur, energi, ekonomi digital dan teknik-militer,” ungkap Kedubes Ukraina.
“Dalam rangka mendukung dan meningkatkan tren positif kerjasama ekonomi antara Ukraina dan Indonesia, kami sedang mempertimbangkan untuk melakukan negosiasi Preferential Trade Agreement antara negara kita yang akan membawa hubungan bilateral ke jenjang selanjutnya,” papar Kedubes Ukraina.
Lihat Juga :