Pembunuhan Ismail Haniyeh Bukti Kegagalan Iran Melindungi Tamu Negara, Berikut 4 Faktanya

Rabu, 31 Juli 2024 - 17:10 WIB
loading...
A A A
"Intelijen adalah kuncinya. Senjata apa pun di dunia ini hanya sebaik intelijen yang memandunya. Itu bisa seakurat yang diinginkannya," kata Gatopoulos.

Intelijen teknis akan memberikan lokasi, "sesuatu yang harus mereka tindak lanjuti dengan cepat... [AS] jelas memiliki sarana dan kemampuan untuk mengumpulkan intelijen semacam ini," katanya.

Mossad dan pembangkang Iran digunakan untuk mendapatkan informasi di lapangan, tambahnya. "Cara dia terbunuh hampir tidak relevan karena intelijen yang memandunya."

Baca Juga: Malaysia Serukan Dalang Pembunuhan Ismail Haniyeh Harus Diadili

3. Ancaman Iran ke Israel untuk Menunjukkan Teheran Ikut Bertanggung Jawab

Pembunuhan Ismail Haniyeh Bukti Kegagalan Iran Melindungi Tamu Negara, Berikut 4 Faktanya

Foto/EPA

Abas Aslani, seorang peneliti di Pusat Studi Strategis Timur Tengah di Teheran, berbicara kepada Al Jazeera beberapa waktu lalu tentang implikasi keamanan bagi Iran setelah pembunuhan kepala politik Hamas, Haniyeh, di ibu kotanya.

"Apa yang terjadi di Teheran merupakan hal buruk bagi aparat keamanan Iran... dan itulah sebabnya Iran entah bagaimana merasa harus menanggapi ini," kata Aslani kepada Al Jazeera.

"Ini bukan berita baik bagi aparat keamanan di Teheran," kata Aslani. "Itulah sebabnya saya pikir pembalasan atau tanggapan dari pihak Iran mungkin tidak dapat dihindari... Tetapi saya belum yakin tentang kualitas [tanggapan apa pun]," katanya.

4. Impian Pejuang Palestina untuk Mati Syahid Dibunuh Israel

Pembunuhan Ismail Haniyeh Bukti Kegagalan Iran Melindungi Tamu Negara, Berikut 4 Faktanya

Foto/EPA
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Mesir vs Iran: Misi...
Mesir vs Iran: Misi Bersejarah Tim Melli Berlanjut atau Berakhir?
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Urutan Mandi Wajib Setelah...
Urutan Mandi Wajib Setelah Haid yang Benar agar Sah Melaksanakan Ibadah Fardhu Lagi
Berita Terkini
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved