Peran China dalam Perdamaian Hamas dan Fatah, Lengkap dengan Penyebabnya

Selasa, 30 Juli 2024 - 16:01 WIB
loading...
Peran China dalam Perdamaian...
(Dari kiri-kanan) Mahmoud al-Aloul, Wakil Ketua Komite Sentral organisasi Palestina dan partai politik Fatah, Menteri Luar Negeri China Wang Yi, dan Mussa Abu Marzuk, anggota senior gerakan Islam Palestina Hamas, menghadiri acara di Wisma Negara Diaoyutai
A A A
BEIJING - China beberapa waktu lalu mengadakan pertemuan tertutup di Beijing antara perwakilan partai politik Palestina Fatah dan Hamas untuk mendorong rekonsiliasi intra-Palestina dan kepemimpinan Palestina yang bersatu.

Pertemuan yang diselenggarakan secara tertutup ini dihadiri Azzam al-Ahmad yang memimpin delegasi Fatah dan Mousa Abu Marzook sebagai delegasi Hamas.

Mereka datang ke Beijing untuk mengadakan pembicaraan mendalam dan jujur untuk mendorong rekonsiliasi intra-Palestina, menurut Kementerian Luar Negeri China.

Bertemunya dua organisasi asal Palestina yang berbeda paham di Beijing ini lantas membuat banyak pihak bertanya-tanya, mengapa China ikut campur dalam urusan perdamaian Palestina ini.

China Berupaya Ciptakan Perdamaian di Timur Tengah


Profesor politik di Institut Guangdong di China, Lin Qin mengatakan pada The New Arab, bahwa ada kepercayaan yang berlaku di kalangan Tiongkok bahwa solusi alami, mengingat keadaan saat ini yang menyengsarakan Palestina, adalah mengambil tindakan untuk menata ulang urusan dalam negeri Palestina.

Menurut dia, hal ini akan menciptakan dasar yang kokoh yang dapat dibangun pada tahap berikutnya, karena tidak mungkin membicarakan konferensi perdamaian internasional antara Palestina dan Israel tanpa adanya front persatuan Palestina.

“Inisiatif untuk mengadakan perundingan rekonsiliasi intra-Palestina di Beijing adalah langkah pertama dalam upaya diplomatik China yang sedang berlangsung untuk menghadirkan keamanan dan perdamaian di kawasan Timur Tengah, yang salah satu upayanya termasuk mengadakan konferensi perdamaian internasional yang disponsori China,” ujar Lin.

Mengingat Beijing mempunyai hubungan baik dengan semua faksi Palestina, termasuk Fatah dan Hamas, dari sini China berusaha mengatasi hambatan antara kedua pihak.

China percaya persatuan rakyat Palestina akan menjadi penjamin dasar dalam memastikan mereka akan mampu meraih hak-hak mereka dan mencapai impian negara Palestina.

Penyebab China Damaikan Hamas dan Fatah


Dalam pandangannya, ini dapat dilihat sebagai upaya China untuk mempromosikan dirinya di hadapan dunia sebagai negara sponsor perdamaian setelah terobosan yang dicapai dengan Arab Saudi dan Iran, dan dengan upaya terus-menerus untuk melakukan mediasi.

Pakar hubungan internasional di Pusat Penelitian Politik Taipei, Wan Zhan menyatakan China belum siap ketika perang Gaza meluas, yang dengan cepat mengobarkan wilayah yang mencakup banyak mitra ekonominya.

Terlebih, Beijing adalah mitra dagang terbesar Israel di Asia, dengan perdagangan bilateral antara kedua negara berjumlah sekitar USD22 miliar dan mencakup berbagai bidang.

Oleh karena itu, China dapat menggunakan pengaruh ini untuk menekan Israel agar menghentikan perang. Faktor di ataslah yang membuat China ikut campur dalam urusan konflik di Timur Tengah ini.

Baca juga: Oposisi Tak Terima Maduro Menang Pilpres, Demo Besar Guncang Venezuela
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Keseleo Lidah, Trump...
Keseleo Lidah, Trump Sebut Kapal Induk AS Diserang Rudal "Republik Islam Jepang"
Israel Siapkan Serangan...
Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!
Rekomendasi
Kabar Duka, Ibunda Vega...
Kabar Duka, Ibunda Vega Darwanti Meninggal Dunia
Ancaman Teror Bom Gegerkan...
Ancaman Teror Bom Gegerkan SDN Srengseng Sawah 15 saat MPLS, Siswa Dievakuasi
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
Berita Terkini
Langka, Sekutu AS Minta...
Langka, Sekutu AS Minta Tolong Korut Cari Tentara Seoul yang Hilang di Perbatasan
Eks Jenderal AS Sarankan...
Eks Jenderal AS Sarankan Amerika Rebut Pulau Kharg yang Jadi Jantung Ekonomi Minyak Iran
Mengapa Iran Tak Serang...
Mengapa Iran Tak Serang Arab Saudi dalam Membalas Serangan AS? Ini Jawabannya
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved