Pejabat PBB Samakan Netanyahu dengan Hitler, Israel Marah
Minggu, 28 Juli 2024 - 11:00 WIB
loading...
A
A
A
"Inilah yang saya pikirkan hari ini," kata Albanese menanggapi unggahan tersebut.
Netanyahu menyampaikan pidato di hadapan sesi gabungan Kongres AS di Washington pada hari Rabu untuk membela perang brutal Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 39.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Israel melancarkan operasi militernya pada bulan Oktober tahun lalu setelah kelompok perlawanan Palestina; Hamas, menyerang negara Yahudi tersebut. Menurut rezim Zionis, sekitar 1.100 orang tewas dan 250 lainnya disandera.
Kementerian Luar Negeri Israel segera menanggapi diskusi di media sosial tersebut, mengecam Albanese di X sebagai orang yang "tidak dapat ditebus" dan menuduhnya menggunakan "PBB sebagai tameng untuk menyebarkan anti-Semitisme."
Misi Israel untuk PBB di Jenewa juga mengecam Albanese. "Sistem ini sudah busuk sampai ke akar-akarnya ketika seorang pakar PBB saat ini mendukung distorsi Holocaust yang disebarkan oleh mantan direktur kantor hak asasi PBB,” kata misi tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (28/7/2024).
Netanyahu menyampaikan pidato di hadapan sesi gabungan Kongres AS di Washington pada hari Rabu untuk membela perang brutal Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 39.000 warga Palestina, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
Israel melancarkan operasi militernya pada bulan Oktober tahun lalu setelah kelompok perlawanan Palestina; Hamas, menyerang negara Yahudi tersebut. Menurut rezim Zionis, sekitar 1.100 orang tewas dan 250 lainnya disandera.
Kementerian Luar Negeri Israel segera menanggapi diskusi di media sosial tersebut, mengecam Albanese di X sebagai orang yang "tidak dapat ditebus" dan menuduhnya menggunakan "PBB sebagai tameng untuk menyebarkan anti-Semitisme."
Misi Israel untuk PBB di Jenewa juga mengecam Albanese. "Sistem ini sudah busuk sampai ke akar-akarnya ketika seorang pakar PBB saat ini mendukung distorsi Holocaust yang disebarkan oleh mantan direktur kantor hak asasi PBB,” kata misi tersebut, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (28/7/2024).
Lihat Juga :